NEWS
Salin Artikel

Pengunjung Objek Wisata Pantai Carocok Pesisir Selatan Membludak, Imbas Covid-19 Sumbar Melandai

Sejak satu bulan terakhir, jumlah kunjungan ke objek wisata Pantai Carocok, Pesisir Selatan mencapai 1.500 sampai 2.000 orang per hari.

"Ini mungkin disebabkan karena kasus Covid-19 sudah mulai melandai," kata Kepala Bidang Pariwisata Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Wildan yang dihubungi Kompas.com, Rabu (23/11/2021).

Wildan mengatakan saat kasus Covid-19 masih tinggi, jumlah kunjungan ke objek wisata Pesisir Selatan turun.

"Kalau dulu saat kasus masih tinggi. Rata-rata hanya 500 sampai 1.000 orang saja yang datang," jelas Wildan.

Wildan mengakui tingginya animo masyarakat untuk berkunjung ke Pesisir Selatan karena terkenal dengan keindahan alamnya.

Salah satu yang terkenal adalah Pantai Carocok dengan ikonnya Masjid Terapung.

Kemudian ada kawasan Mandeh, Bukik Langkisau, Pantai Muaro, Pantai Batu Kalang, Jembatan Akar dan lainnya.

Wildan menyebutkan untuk masuk ke objek wisata, setiap wisatawan harus sudah divaksin dengan memperlihatkan buktinya di aplikasi PeduliLindungi.

Kemudian, wisatawan harus menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.

"Kalau mereka belum divaksin dan tidak taat prokes, kita akan tolak. Tidak boleh masuk," kata Wildan.


Kasus Covid-19 di Sumbar melandai

Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Pesisir Selatan, Sumatera Barat tidak lagi menemukan kasus baru Covid-19 sejak 12 November 2021 hingga sekarang.

"Sejak 12 November tidak ada lagi kasus baru. Artinya sudah 11 hari. Ini sangat bagus," kata Sekretaris Satgas Penanggulangan Covid-19 Pesisir Selatan, Dailipal yang dihubungi Kompas.com, Rabu.

Untuk kasus aktif, juga tidak ditemukan setelah pasien terakhir sembuh pada Jumat (19/11/2021) lalu.

"Jadi sekarang kita sudah terbebas. Kasus aktif tidak ada dan penambahan kasus baru nihil. Ini harus kita pertahankan terus," jelas Dailipal.

Secara total, kata Dailipal tercatat 3.998 kasus sejak pandemi Covid-19.

Dari 3.998 kasus itu, sebanyak 3.844 orang sembuh dan 154 orang meninggal dunia.

Kendati kasus sudah ditemukan lagi, namun Dailipal meminta warga harus tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Sebab virus itu tidak kelihatan. Jadi kita tidak boleh abai. Harus waspada dengan menerapkan protokol kesehatan ketat," jelas Dailipal.

Selain itu, kata Dailipal, warga diimbau untuk vaksin bagi yang belum vaksin.

"Ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan imun," kata Dailipal.

https://regional.kompas.com/read/2021/11/24/173623678/pengunjung-objek-wisata-pantai-carocok-pesisir-selatan-membludak-imbas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.