NEWS
Salin Artikel

Dituntut 1 Tahun Penjara karena Marahi Suami, Ini Komentar Terdakwa

Ibu dua anak itu menganggap pertengkaran dengan CYC, pria asal Taiwan yang menjadi suaminya, sebagai pertengkaran suami istri biasa.

Apalagi, saat itu CYC telah beberapa lama tidak pulang ke rumah.

"Mungkin saya dalam keadaan galau ya waktu itu, rumah berantakan, anak sakit, toko berantakan, saya telepon dimatikan," ucap V kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

V mengatakan, dia tidak menyangka omelannya itu dijadikan alat bukti saat dia dilaporkan ke polisi.

Padahal, dalam hatinya, V ingin suaminya kembali.

"Tapi tahunya setelah saya gugat cerai itu yang digunakan untuk membuat laporan, untuk mengintimidasi saya. Dijadikan alat bukti dan transkipnya juga dipenggal-penggal," ujar dia.

V mengaku telah beberapa kali melakukan mediasi, namun tidak ada kesepatakan.

CYC bahkan sempat bertanya akan memberikan kompensasi apa jika laporannya dicabut.

V pun menjelaskan perihal kebiasaan mabuk CYC.

Menurut dia, kebiasaan buruk suaminya itu juga dilakukan saat berada di rumah, ketika ada kawannya datang.

V mengaku tidak tahu harus berbuat apa saat jaksa penuntut umum (JPU) menuntut dirinya 1 tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Karawang, Kamis (11/11/2021).

"Enggak sangka sampai 1 tahun. Bukan nangis lagi, kalau kami sudah pingsan kemarin," ujar dia.

Latar belakang

Adapun V menikah dengan CYC pada 2000.

Mereka kemudian berangkat ke Taiwan. Kemudian di Taiwan, V bekerja serabutan untuk melunasi utang.

V dan CYC kemudian kembali ke Indonesia, tepatnya di Karawang.


V kemudian membuka toko bangunan.

CYC yang merupakan warga negara asing (WNA) dengan visa kunjungan tidak memiliki izin bekerja.

Tiap empat bulan sekali, CYC harus kembali ke Taiwan dengan biaya dari V.

CYC kemudian mengajukan diri untuk menjadi WNI.

V memberikan modal kepada suaminya untuk membuat perseroan terbatas (PT).

Namun, kemudian terjadi permasalahan antara keduanya.

Cekcok antara V dan CYC sudah terjadi sejak Februari 2018.

Ketika itu, V mengajukan gugatan cerai di PN Karawang dengan dasar ketidakcocokan.

Pada April 2018, gugatan cerai urung dilakukan, karena terjadi mediasi. Keduanya rujuk kembali.

Pada September 2019, V kembali menggugat cerai CYC.

Pada bulan yang sama, CYC melaporkan V ke Polsek Telukjambe Karawang atas dugaan pemalsuan surat kendaraan.

Pada 2 Januari 2020, putusan pengadilan keluar. PN Karawang mengesahkan gugatan perceraian yang diajukan V.

Namun, CYC mengajukan banding.

Pada Agustus 2020, V tetap memenangkan banding yang diajukan CYC di Pengadilan Tinggi Bandung.


Jadi tersangka

Pada September 2020, V dilaporkan atas kasus dugaan pengusiran dan tekanan psikis terhadap CYC di Polda Jabar.

Pada 11 Januari 2021, V ditetapkan sebagai tersangka.

Kemudian, V dituntut 1 tahun penjara atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis kepada suaminya, CYC.

Tuntutan itu dibacakan oleh jaksa Glendy Rivano di PN Karawang, Kamis (11/11/2021).

Saat dikonfirmasi, Glendy Rivano menyebutkan, kasus itu masuk dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

"Diperoleh diperoleh fakta-fakta melalui keterangan saksi dan alat bukti bahwa inisial V terbukti jadi terdakwa dengan dijerat Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 5 huruf b,” ujar Glendy.

Glendy mengatakan, CYC mengaku diusir dan juga dimarahi dengan kata-kata kasar yang menyebabkan psikisnya terganggu.

“Jadi, inisial CYC ini diusir dan dimarahi dengan kataa-kata kasar,” kata Glendy.

https://regional.kompas.com/read/2021/11/15/183206678/dituntut-1-tahun-penjara-karena-marahi-suami-ini-komentar-terdakwa

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.