NEWS
Salin Artikel

Terdampak Jalan Tol Solo-Jogja, 35 KK di Klaten Terancam Kehilangan Mata Pencarian

Kepala Desa Kranggan Gunawan Budi Utomo mengatakan, ada 112 bidang tanah yang terkena dampak jalan tol. Bidang tanah itu berupa lahan pertanian dan permukiman.

Untuk permukiman ada sekitar 35 kepala keluarga yang rumahnya terkena dampak pembangunan jalan tol.

"Dengan adanya proyek (pembangunan jalan tol) ini memang secara otomatis sebagian warga yang terdampak kehilangan mata pencarian. Ada 35 kepala keluarga yang rumahnya terdampak karena mata pencarian mereka perajin," kata Gunawan ditemui dalam acara Musyawarah Penetapan Bentuk Kerugian Pengadaan Tanah Jalan Tol Kulon Progo-Yogyakarta-Solo di Kantor Desa Kranggan, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (16/3/2021).

Meskipun mendapatkan uang pengganti lahan, kata Gunawan, belum tentu mereka bisa meneruskan pekerjaannya tersebut.

Mereka sudah bertahun-tahun bahkan secara turun temurun menggantungkan hidupnya dari kerajinan.

Mereka ada perajin pisau, penggantung pakaian, anyaman janur plastik, dan kerajinan lainnya.

"Taruhlah mendapatkan ganti rugi dia mendapatkan perumahan, di satu sisi kemungkinan dia di perumahan tidak bisa pandai (membuat kerajinan) di sana. Yang menjadi kendala masyarakat seperti itu," ungkap dia.

Gunawan mengatakan sudah mencarikan lahan alternatif sebagai lokasi pembangunan rumah baru bagi 35 kepala keluarga yang terkena dampak pembangunan jalan tol.

"Kita kemarin berusaha ke PUPR terkait tanah kas yang kami ajukan untuk hunian bagi warga yang terdampak khusus bagi perajin, karena di satu sisi aset desa. Secara administrasi masuk zona hijau," kata dia.

Menurutnya, lahan kas desa yang diajukan rencana sebagai lokasi hunian warga khususnya perajin yang terdampak jalan tol memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi.

"Rencana kemarin kita kavling, tapi begitu mengajukan itu tidak dapat izin ya sudah," kata Gunawan.


Gunawan menandaskan akan tetap berusaha memperjuangkan hak warga yang rumahnya terkena dampak pembangunan jalan tol.

"Mereka maunya tetap di Kranggan. Karena mata pencarian mereka ada di Kranggan sebagai perajin pisau, hanger, dan lain-lain. Kalau omzetnya untuk kebutuhan hidup cukuplah. Karena selama ini kegiatan mereka turun temurun," kata Gunawan.

Seorang warga sekaligus perajin anyaman janur plastik Desa Kranggan, Sutrisno (41) mengatakan rumah seluas 240 meter persegi yang ditempati ikut terkena dampak pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta.

Rumah tersebut telah ditempati sejak lahir sekaligus sebagai tempatnya memproduksi kerajinan anyaman janur plastik sampai sekarang.

"Sebenarnya tidak setuju diganti rugi. Karena sejarahnya itu semua ada di situ. Dan harus kehilangan mata pencarian. Saya ini perajin anyaman janur plastik. Produknya ada bronjong, tas, tempat sampah dan lainnya," kata dia.

Sutrisno mengatakan sudah memiliki banyak pelanggan.

Dia khawatir setelah rumah yang ditempati dijadikan lokasi pembangunan tol, pelanggannya banyak yang hilang.

"Banyak masyarakat yang mengenal tempat saya. Nanti kehilangan pelanggan juga. Terus nanti kalau mau di tempat baru belum tentu seperti tempat yang ini saya tempati sekarang," terang dia.

Selain sebagai tempat produksi kerajinan anyaman janur plastik, jelas Sutrisno istrinya juga memiliki usaha membuat makanan ringan (camilan) dan sudah memiliki banyak pelanggan.

"Pemasaran produk kerajinan saya dan usaha istri itu selain Solo Raya juga sudah sampai ke Pacitan, Jawa Timur," ungkap dia.

Mengenai nilai ganti kerugian lahan, Sutrisno mengaku masih pikir-pikir. Pasalnya, kata dia masih ada tiga hari untuk memikirkan nilai ganti kerugian.

"Masih pikir-pikir dulu," katanya.

https://regional.kompas.com/read/2021/03/16/170130078/terdampak-jalan-tol-solo-jogja-35-kk-di-klaten-terancam-kehilangan-mata

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.