NEWS
Salin Artikel

Hidupi 16 Anak dari Jual Bakso Keliling, Mulyono: Makan Sama Garam Saja Senang

Sebagai seorang penjual bakso keliling, kata Mulyono, tidak mudah harus menghidupi belasan anak.

Bahkan, delapan di antaranya masih duduk di bangku sekolah dan butuh biaya pendidikan.

Sedangkan sang istri, membantu perekonomian dengan berjualan di warung.

Namun, pasangan itu bersyukur, 16 anaknya mampu memahami kondisi keuangan keluarga.

"Makan sama garam saja senang. Alhamdulillah anak-anak mensyukuri. Makan seadanya mau," kata Mulyono.

Sebab, Mulyono, Partina dan belasan anaknya hanya menumpang di rumah orang lain di Jalan Krakatau Nomor 19 Kota Malang.

Kondisi ekonomi membuat mereka tak memiliki rumah sendiri.

Mulyono dan keluarganya pun hanya diberi waktu berada di rumah itu hingga Mei 2021.

Sebab, rumah yang mereka tempati sudah laku dijual oleh sang pemilik.

"Diberi waktu sampai Mei di sini," ujar dia.

Menikah di usia belasan tahun

Mulyono dan Partina mengisahkan bagaimana mereka bisa memiliki 16 orang anak.

Ternyata pasangan tersebut menikah di usia yang sangat muda.

Mereka menikah pada tahun 1986. Saat itu Mulyono berusia 12 tahun dan istrinya 11 tahun.

Anak pertamanya lahir dua tahun setelah mereka menikah.

Kemudian berlanjut hingga anak kedua, ketiga hingga keenam belas. Selisih kelahiran anak mereka rata-rata satu tahun.

"Selisihnya kurang lebih satu tahun, dua tahun, paling lama empat tahun," kata Mulyono.

Kini, delapan anaknya masih bersekolah.

Satu orang sebagai mahasiswa di Universitas Negeri Malang, tiga orang duduk di bangku SMP, tiga orang masih bersekolah di SD dan satu orang anak masih TK.

Sebab, dua di antaranya telah meninggal dunia, yakni anak ketiga dan anak bungsu mereka.

Mereka mengatakan, awalnya menginginkan anak lelaki tetapi yang lahir adalah perempuan.

Pasangan yang semula hanya berniat memiliki dua anak itu pun akhirnya keterusan.

"Awalnya, ingin punya anak laki-laki tapi yang lahir perempuan. Akhirnya keterusan (sampai 16 anak)," tutur Mulyono.

Dalam video terlihat, foto seluruh anggota keluarga yang memiliki 16 orang anak.

Video tersebut mendapatkan perhatian dan dilihat 1,6 juta kali oleh warganet.

Ternyata pengunggahnya ialah Ariyana (23), anak ketujuh dari pasangan Mulyono dan Partina.

"Motivasinya cuma iseng. Sedang tidak ngapa-ngapain sama adik. Akhirnya foto-foto dibuat video," kata dia.

Sumber: Kompas.com (Kontributor Malang, Andi Hartik | Editor: Robertus Belarminus)

https://regional.kompas.com/read/2021/02/24/19433491/hidupi-16-anak-dari-jual-bakso-keliling-mulyono-makan-sama-garam-saja-senang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Arief Berikan Respons Positif akan Rencana IPB Dirikan Sekolah Peternakan Rakyat di Blora

Bupati Arief Berikan Respons Positif akan Rencana IPB Dirikan Sekolah Peternakan Rakyat di Blora

Regional
USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar

USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar

Regional
Peringati HUT Ke-127 Kota Negara, Bupati Jembrana Ikuti Pawai Budaya Jagat Kerthi

Peringati HUT Ke-127 Kota Negara, Bupati Jembrana Ikuti Pawai Budaya Jagat Kerthi

Regional
Sigap Atasi Inflasi di Riau, Gubernur Syamsuar Gencarkan Operasi Pasar

Sigap Atasi Inflasi di Riau, Gubernur Syamsuar Gencarkan Operasi Pasar

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Bupati Blora Berkunjung ke Rumah Veteran dan Purnawirawan

Peringati HUT Ke-77 RI, Bupati Blora Berkunjung ke Rumah Veteran dan Purnawirawan

Regional
Bekerja Sama dengan TP PKK, Pemkab Jembrana Salurkan 15,1 Ton Beras Bansos

Bekerja Sama dengan TP PKK, Pemkab Jembrana Salurkan 15,1 Ton Beras Bansos

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Bupati Wonogiri Minta Warga Taati Prokes

Kasus Covid-19 Naik, Bupati Wonogiri Minta Warga Taati Prokes

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Bupati Jekek Ajak Warga Bangun Kembali Harapan yang Hilang

Momen HUT Ke-77 RI, Bupati Jekek Ajak Warga Bangun Kembali Harapan yang Hilang

Regional
HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

Regional
Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Regional
HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Regional
Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Regional
Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.