NEWS
Salin Artikel

MK Gugurkan Gugatan Sengketa Pilkada Medan Akhyar-Salman, KPU Bersyukur Perkara Tak Dilanjutkan

Putusan dibacakan pimpinan sidang yang juga Ketua MK Anwar Usman secara daring. Pertimbangannya berdasarkan Pasal 37 peraturan MK Nomor 6 tahun 2020 tentang Tata Beracara dalam Perkara Perselisihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. 

Anwar menjelaskan, gugurnya perkara ini karena pihak Akhyar-Salman ataupun kuasa hukumnya tidak hadir baik secara luring ataupun daring dalam sidang pemeriksaan pendahuluan pada Rabu (27/1/2021).

Pemohon tak hadir, permohonannya gugur

Meski telah dipanggil secara sah dan patut, pihak pemohon tetap tidak hadir tanpa alasan sehingga mahkamah memutuskan permohonannya gugur. 

"Sampai saat ini, informasi dari kepaniteraan, pemohon Nomor 41 belum hadir," kata Hakim Konstitusi Daniel Yusamic Foekh. 

Terkait putusan tersebut, Kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Faisal saat dikonfirmasi wartawan mengaku bersyukur karena perkara dengan registrasi Nomor 41/PHP.KOT-XIX/2021 tersebut tidak dilanjutkan lagi.

"Perkara ini selesai, semoga semua pihak terkhusus warga Kota Medan dapat menerima keputusan ini," kata Faisal, Senin (15/2/2021).

KPU segera tetapkan calon terpilih di Medan

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Medan Zefrizal menambahkan, berdasarkan PKPU Nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan dan jadwal pemilihan serta Surat Dinas KPU Nomor 135 tahun 2021 bahwa lima hari setelah MK memutuskan permohonan dinyatakan gugur atau ditolak, maka KPU harus menetapkan calon terpilih. 

"Kepastian penetapan calon terpilih di tanggal berapa, besok melalui pleno internal KPU Medan akan bicarakan," kata Zefrizal.

Permohonan sengketa PHPU Pilkada Kota Medan 2020 dimohonkan pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi yang merupakan pasangan calon nomor urut satu.

Perkara ini menjadi satu di antara 13 perkara dari Provinsi Sumatera Utara yang berproses di MK.

Perkara yang masih berproses adalah Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Karo, Nias Selatan, Asahan, Samosir, Tanjungbalai dan Tapanuli Selatan.


Gugatan Akhyar-Salman

Akhyar-Salman menggugat karena merasa ada perbedaan selisih suara antara hasil penetapan KPU dengan hasil penghitungan suara pihaknya.

KPU menyatakan, Akhyar - Salman mendapat 342.580 suara. Sementara Bobby-Aulia mendapat 393.327 suara dengan jumlah suara sah dalam pemilihan sebanyak 735.907 suara.

Penghitungan Akhyar-Salman, pihaknya mendapatkan 342.580 suara, sedangkan Bobby-Aulia mendapat 340.327 suara dengan total suara sah sebanyak 682.907 suara.

Pemohon menilai selisih ini akibat penambahan suara sebanyak 53.000 suara di 1.060 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 15 kecamatan. 

Selain itu, pemohon juga menduga terjadi pelanggaran pemungutan struktur pemerintah yang dilakukan aparatur penyelenggara negara. Baik pemerintah tingkat pusat maupun daerah secara terstruktur sistematis dan masif.

https://regional.kompas.com/read/2021/02/15/22213311/mk-gugurkan-gugatan-sengketa-pilkada-medan-akhyar-salman-kpu-bersyukur

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Regional
Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Regional
Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Regional
Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Regional
Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Regional
Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Regional
Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Regional
Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Regional
Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.