NEWS
Salin Artikel

Fakta 20 Terduga Teroris Ditangkap Saat Kajian JAD di Villa Mutiara Makassar, Terlibat Bom Gereja di Filipina

Mereka tertangkap di beberapa rumah yang berada Villa Mutiara Biru, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dua puluh orang terduga teroris tersebut adalah bagian pendukung khilafah yang berafiliasi dengan ISIS.

Saat penangkapan, dua orang yakni MR dan SA tewas tertembak ketika melakukan perlawanan. Mereka berdua memiliki hubungan mertua dan menantu.

Mereka tewas saat ditangkap di Jalan Boulevard, Kecamatan Bringkanaya, Makassar. Sementara satu orang lainnya terluka dan saat ini menjalani perawatan.

Menurut Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam jaringan JAD Sulawesi Selatan terpusat di Villa Mutiara.

"Adapun keterlibatan dari dua orang meninggal yang melakukan perlawanan tersebut bahwa kedua tersangka dan jaringannya yang terpusat di Villa Mutiara merupakan jaringan JAD," ujar Merdisyam saat konferensi pers di sekitar lokasi penangkapan, Rabu siang.

Dalam kasus tersebut, MR dan SAM bertugas melakukan pengiriman dana kepada pelaku bom bunuh diiri di gereja Katedral di Jolo, Filipina.

Selain itu, keduanya bersama terduga teroris lainnya rutin melakukan latihan tembak dan naik gunung sejak bulan Oktober 2020.

"Keberadaan mereka cukup lama menurut Pak RT. Mereka membentuk pengajian sendiri," ujar Merdisyam saat diwawancara di sekitar rumah terduga teroris tersebut, Rabu siang.

"Tentunya (penangkapan) sudah melalui pendalaman oleh pihak Densus. Dan sudah diambil langkah untuk penindakan. Mereka tinggal disitu. Satu rumah," ujar Merdisyam.

Sementara itu 20 orang yang berada di Villa Mutiara tersebut pada tahun 2015 pernah melakukan baiat bersama ratusan warga d Pondok Pesantren Ar Ridho pimpinan Basri.

Selain itu pada tahun 2016, kelompok ini juga berencana berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Namun keberangkatan mereka digagalkan di Bandara Soekarno Hatta.

"Kemudian juga melakukan kajian khusus pendukung Daulah (JAD) di Villa Mutiara yayasan Ar Ridho," ucap Merdisyam.

Saat penangkapan, polisi menyita beberapa senjata tajam seperti parang, busur, anak panah senapan angin PCP serta beberapa bahan peledak.

Saat ini belasan terduga teroris itu dibawa ke Jakarta.

Sementara jenazah dua terduga teroris yang tewas tertembak masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Sampai saat ini sementara didatakan tapi bahan peledak tidak ada. Dalam pengembangan, saat ini ditangani densus 88. Sudah lama didalami dan bukti-bukti yang ada," kata Merdisyam.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Himawan | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief, Dony Aprian)

https://regional.kompas.com/read/2021/01/06/15010001/fakta-20-terduga-teroris-ditangkap-saat-kajian-jad-di-villa-mutiara-makassar

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.