NEWS
Salin Artikel

Bantah RSUD Tongas Sengaja Mendiagnosis Pasien Positif Covid-19, Ini Penjelasan Satgas

Pernyataan itu menanggapi aksi sejumlah warga yang hendak menjemput paksa seorang pasien terduga Covid-19 berinisial AT (37) yang melahirkan anak keduanya di RSUD Tongas.

Menurut Viro, ibu hamil tersebut dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test di Puskesmas Besuk. Saat itu, AT sudah bukaan tujuh.

Tim medis pun berencana merujuk AT ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Namun, karena ruang isolasi penuh, AT dirujuk ke RSUD Tongas.

"Puskesmas Besuk sudah memberikan KIE kepada suami, suami juga sudah menandatangani surat persetujuan rujuk ke RSUD Tongas," kata Viro dalam keterangan tertulis, Selasa (17/11/2020).

Tim medis Puskesmas Besuk juga memberikan edukasi kepada keluarga pasien tersebut. Video memberikan edukasi protokol Covid-19 itu telah dikirimkan ke RSUD Tongas sebagai syarat sebelum merujuk pasien.

"Setelah melahirkan, esok harinya pasien dilakukan swab tanggal 12 dan 13 November 2020,” kata Viro.

Hasil swab pertama dinyatakan inkonklusif, sehingga harus diperiksa ulang. Sementara, hasil tes swab kedua belum keluar.

Viro juga membantah tudingan intimidasi yang dilakukan petugas kesehatan kepada ibu hamil tersebut. Menurutnya, pasien pasti akan dilayani secara baik di puksesmas dan rumah sakit.

Apalagi, seorang ibu hamil yang sudah bukaan tujuh. Pasien itu pasti akan dilayani terlebih dulu.


Ibu hamil, kata Viro, memiliki sistem imun rendah sehingga rentan terinfeksi virus atau bakteri. Di masa pandemi, siapa pun bisa tertular Covid-19, termasuk ibu hamil.

Terkait hasil swab yang tak kunjung keluar sejak pekan lalu, Viro menjelaskan, laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan mengalami kendala. Sehingga pemeriksaan sampel tertunda.

Bermula dari protes keluarga pasien

Sejumlah warga dan keluarga hendak menjemput paksa pasien perempuan berinisial AT (34) yang dirawat di RSUD Tongas pada Senin (16/11/2020).

HT (38), suami AT mengatakan, istrinya hendak melahirkan anak kedua di Puskesmas Besuk pada Rabu (11/11/2020).

Saat itu, tim medis puskesmas meminta HT menandatangani persetujuan rujukan istrinya ke RSUD Tongas.

HT protes dan meminta istrinya dirujuk ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan yang lebih dekat dengan Kecamatan Besuk. Alasannya, agar istrinya bisa ditangani lebih cepat.

HT mengaku mendapat intimidasi dari bidan puskesmas. Jika tak menandatangani persetujuan, istrinya tak akan ditangani.

“Sudah lima hari disini, apa mau dicovidkan istri saya,” kata HT di RSUD Tongas, Senin (16/11/2020).


Satgas kecamatan dan polsek membujuk massa yang berkumpul agar bersedia dimediasi dengan Direktur RSUD Tongas Hariawan Dwi Tantomo.

Hariawan mengatakan, AT dirujuk ke RSUD Tongas setelah dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test Covid-19 di Puskesmas Besuk.

Sesuai prosedur, AT dirujuk ke RSUD Tongas sebagai rumah sakit rujukan Covid-19. Setibanya di RSUD Tongas, lanjut Hariawan, AT menjalani dua kali tes swab.

“Kalau hasil swab negatif, pasien ini bisa pulang,” terangnya.

Jika dinyatakan positif Covid-19, ibu dua anak itu harus menjalani isolasi Covid-19 selama 10 hari sesuai protokol Covid-19.

Hariawan menambahkan, RSUD Tongas tak bisa mengetes sampel cairang tenggorokan pasien karena tak punya alat tes dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

https://regional.kompas.com/read/2020/11/17/20403811/bantah-rsud-tongas-sengaja-mendiagnosis-pasien-positif-covid-19-ini

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.