NEWS
Salin Artikel

Hari Pertama PSBB di Kabupaten Bogor, Polisi Sebut Masih Banyak Pelanggar

Padahal, personel tim gabungan aparat telah tersebar di titik check point untuk melakukan pemeriksaan.

Namun, tampaknya nyaris tak ada perubahan pada aktivitas warga yang masih hilir mudik seperti di hari-hari sebelumnya.

Begitu pula dengan pengendara yang melintas di wilayah perbatasan Depok-Bogor tidak menaati aturan untuk menggunakan masker.

Tak hanya itu, masih banyak toko maupun perkantoran yang bukan dikecualikan tetapi masih beroperasi seperti toko aksesoris, elektronik dan bengkel di tepi jalan.

Berdasarkan catatan dari petugas di pos check point bahwa ada puluhan warga yang masih tidak menggunakan masker.

"Lupa bawa (masker), Pak," ucap seorang pengendara, Rudi (28) saat ditanya mengenai masker oleh petugas di Simpang Tiga Cibinong, Jalan Raya Mayor Oking, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Lokasi tersebut menjadi perbatasan dengan wilayah Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Sejumlah petugas gabungan pun langsung memberikan teguran kepada para pengendara tersebut untuk segera berbalik arah mengambil masker.

Ditemui terpisah, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengakui bahwa jumlah pelanggaran di hari pertama PSBB masih sama seperti hari sebelumnya.

Menurutnya, masih banyak masyarakat belum paham dalam menjalankan Peraturan Bupati (Perbup) tentang status PSBB di Kabupaten Bogor.

"Iya, karena baru kita terapkan PSBB sesuai Perbup Bupati makanya kita mulai berlakukan secara bertahap dulu sekaligus memberikan sosialisasi karena memang banyak yang belum paham," ucap Roland saat ditemui di lokasi, Rabu (15/04/2020).

Sanksi teguran

Ia mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih harus melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya tidak menggunakan masker.

Nantinya, kata dia, setiap kendaraan yang melintasi di titik perbatasan atau check point tak bisa melanjutkan perjalanan jika tidak mematuhi ketentuan PSBB

Maka dari itu ia meminta untuk saling menaati bersama aturan pemerintah.

"Nanti kita akan memberikan surat teguran karena memang dalam  penerapan PSBB di Perbup-nya tidak disebutkan soal sanksinya," ungkapnya.

Roland mengaku bahwa ke depannya petugas akan membuat surat teguran yang ditujukan kepada para pelanggar PSBB selama masa awal 14 hari.

Teknisnya, surat teguran tersebut akan dikeluarkan oleh petugas yang melaksanakan penyekatan.

"Tapi kita nanti membuat surat teguran, nah nanti surat ini keluar oleh petugas yang melaksanakan pembatasan, surat tegurannya itu bentuknya alasan melanggar kenapa dan nanti mencantumkan alamat rumah," bebernya.

Sejauh ini pihak kepolisian belum bisa memberlakukan sanksi tilang di wilayah Bogor karena saat ini masih sebatas imbauan.

Roland meminta agar masyarakat bisa mematuhi pelaksanaan PSBB di Kabupaten Bogor supaya bisa berjalan efektif.

"Belum ada sanksi masih sifat imbauan dan nanti berlanjut ke teguran dulu, semoga ini mudah-mudahan bisa dipahami bersama. Kan ini wilayahnya kan luas jadi kita ada bantuan personel dari Polda Jawa Barat sebanyak 2 SSK (Satuan Setingkat Kompi), dengan jumlah total 1.020 personel gabungan TNI, Polri dan Pemda," kata dia.

https://regional.kompas.com/read/2020/04/15/18450561/hari-pertama-psbb-di-kabupaten-bogor-polisi-sebut-masih-banyak-pelanggar

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.