NEWS
Salin Artikel

Kasus Ayu Selisa, Kerangka di "Septic Tank", Polisi Periksa 8 Saksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Polisi masih mendalami kasus kematian Ayu Shelisa yang ditemukan sudah menjadi kerangka di septic tank di Karangjati RT 07, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Minggu (22/12/2019) lalu.

Polisi memeriksa 8 orang saksi.

"Sementara masih kita dalami mencari saksi. Masih kurang lebih nambah satu lagi berarti 8 orang (saksi)," kata Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tribudi Sulistiyono saat ditemui di Mapolres Bantul Selasa (14/1/2020).

Dia mengatakan, pihaknya masih terus berusaha mengumpulkan saksi, meski diakuinya sulit karena kasus ini sudah 10 tahun lalu. Ayu sendiri ditemukan sudah menjadi kerangka.

"Kesulitannya kita ini sudah 10 tahun sehingga kita pun mencari orang-orang yang masih ingat itu," ucap Wachyu.

Wachu mengakui selain itu, keluarga dari mertua Ayu, Maluyo rumahnya cukup jauh dari tetangga dan tertutup. Ayu juga tertutup dengan tetangga.

"Kemudian posisi rumahnya dengan tetangga yang lain berjauhan gitu ya," ujar Wachyu.

Polisi juga menelusuri di mana Ayu bekerja 10 tahun lalu. Saat ini tokonya sudah tutup. Selain itu, teman-teman korban juga tidak diketahui keberadaannya.

"Teman kerjanya pun masih kita selidiki karena memang selisih jaraknya 10 tahun yang lalu. Memang kita kesulitan," kata Wachyu.

Perlu diketahui Ayu Shelisa diketahui ditemukan sudah menjadi kerangka di sebuah septic tank, Minggu (22/12/2019) lalu.

Polisi menduga kuat pelakunya adalah Edi Susanto yang tak lain suami Ayu.

Edi sendiri sudah meninggal dunia. Ia bunuh diri.

Sebelum meninggal, Edi mengatakan kepada orang tuanya dan tetangga bahwa keduanya bercerai, hingga Ayu memilih pergi meninggalkan rumah pada tahun 2009 lalu.

Selain itu, Edi menuding istrinya itu kabur dari rumah dengan membawa uang senilai Rp 300.000.

Kedua orang tua Edi, yakni Maluyo dan istri memang tak banyak berkomunikasi dengan Edi meski tinggal satu rumah.

Wachyu mengatakan,  setelah Ayu hilang, perilaku Edi berubah seperti orang linglung. Diduga, ia merasa bersalah atas kehilangan istrinya itu. Bahkan, sempat tiga kali melakukan percobaan bunuh diri. 

Wachyu menduga Edi hendak bunuh diri karena stres.

"Edi gantung diri 11 November pukul 07.00 WIB. Dia sudah mencoba bunuh diri sampai tiga atau empat kali katanya. Yang terakhir ini tidak bisa dibantu (diselamatkan)," ucap Wachyu beberapa waktu lalu.

Dalam surat wasiat itu Edi mengaku akan menyusul neneknya dan istrinya Ayu Shelisa. Berbekal itulah polisi mengungkap misteri hilangnya Ayu.

https://regional.kompas.com/read/2020/01/14/14374901/kasus-ayu-selisa-kerangka-di-septic-tank-polisi-periksa-8-saksi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.