NEWS
Salin Artikel

Alasan Polisi Melepas Terduga Calo Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya

Kepala Satuan Reserse kriminal Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan, MAK dilepas setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam. MAK hanya dikenai wajib lapor.

Menurut Komang, tidak ada alasan untuk menahan MAK. Sebab, aksi menyebarkan amplop berisi selebaran yang menawarkan jasa lolos seleksi mandiri UB lewat jalur belakang atau orang dalam itu dinilai belum memenuhi unsur pidana.

"Unsur pidananya belum masuk, karena percobaan penipuan dan yang bersangkutan hanya menyebarkan saja," kata Komang kepada Kompas.com, Rabu (17/7/2019).

Meski begitu, kasus dugaan calo seleksi mandiri di Universitas Brawijaya tetap berlanjut. Komang mengaku masih memburu koordinator calo tersebut.

"Sementara masih kami lidik untuk yang memerintahkan yang bersangkutan untuk sebar pamfletnya," kata Komang.

Namun, jika sudah ada korban dari penyebaran selebaran itu, polisi akan langsung menindaklajuti ke ranah pidana.

"Jika memang ada yang sudah terlanjur dirugikan dengan memberikan uang atau sejenisnya yang bermula dari pamflet tersebut, tentu akan kami proses pidananya," kata Komang.

Sebelumnya, pihak Universitas Brawijaya menangkap calo seleksi masuk jalur mandiri berinisial MAK pada Senin (15/7/2019) lalu. Saat itu, UB sedang menggelar tes seleksi masuk jalur mandiri yang diikuti oleh 13.073 peserta.

MAK ditangkap saat beroperasi di pintu gerbang Kampus UB sebelah selatan atau Jalan Veteran. MAK membagikan amplop yang di dalamnya berisi selebaran yang menawarkan jasa calo, supaya peserta lolos seleksi melalui jalur belakang atau orang dalam.

Selebaran itu disertai nomor ponsel.

Setelah diinterogasi oleh pihak UB, MAK mengaku datang dari Surabaya bersama sembilan orang rekannya. Dua di antaranya adalah Heri dan istrinya Killa. Heri menjadi koordinator penyebaran selebaran tersebut.

https://regional.kompas.com/read/2019/07/17/18411331/alasan-polisi-melepas-terduga-calo-seleksi-mandiri-universitas-brawijaya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.