NEWS
Salin Artikel

Satu Wisatawan yang Dilaporkan Hilang di Parangtritis Ditemukan Meninggal

"Iya korban sudah ditemukan sekitar pukul 16.45 WIB," kata komandan SAR Pantai Parangtritis Ali Joko Sutanto saat dihubungi wartawan Senin (2/7/2018)

Dia menjelaskan, korban ditemukan tergeletak oleh seorang warga bernama Sholikin Kusharyanto. Warga tersebut lalu melaporkan hal tersebut ke SAR. Korban diketahui bernama Mansur.

"Setelah dapat laporan personel kami dari Posko SAR Parangtritis dan mengevakuasi korban," ucapnya.

Korban langsung dibawa ke Posko SAR, dan ke Rumah Sakit untuk divisum.

Petugas dari SAR Satlinmas Pantai Parangtritis, relawan dan Basarnas masih melakukan pencarian dan penyisiran di bibir pantai Parangtritis untuk mencari korban hilang lainnya. Petugas melakukan penyisiran di sepanjang pantai untuk menemukan kedua korban. 

"Perkiraan arus ke arah barat, penyisiran arat barat dan arah timur, sepanjang bibir pantai. Perkiraan belum ada masih fokus pencarian semaksimal mungkin," kata Koordinator Lapangan Basarnas Yogyakarta Agustinus Danang. 

Tak bisa berenang

Seperti diketahui, dua orang wisatawan atas nama Ismaulmaulid Bali Muhammad (13) dan Mansur (23) asal Pejawaran, Banjarnegara, Jawa Tengah, (Sebelumnya ditulis Magelang) dilaporkan hilang di ombak pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, Minggu (1/7/2018) sore.

Salah seorang kerabat korban, Sodik (23) menyampaikan kedua korban merupakan bagian dari 23 orang rombongan warga satu kampung yang berlibur ke Parangtritis.

Sebenarnya liburan ke pantai selatan itu merupakan agenda dadakan, karena agenda awal rombongan tersebut adalah membeli rebana di Tempel, Muntilan, Jawa Tengah.

"Awalnya mau beli alat rebana, terus malamnya ziarah makam di Yogyakarta," katanya

Seusai membeli rebana, salah seorang peserta mengusulkan mampir ke pantai Parangtritis sebab lokasinya tidak begitu jauh dari lokasi awal tujuan mereka.

Para warga pun setuju untuk menikmati keindahan pantai yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia ini. Mereka menghabiskan waktu bersenang-senang dan bermain air. 

Saat akan pulang, sejumlah rombongan sudah masuk bus. Tetapi lima orang masih berada di lokasi, termasuk kedua korban, Bali dan Mansur.

"Sudah mau pulang sudah di tunggu mobil. Terus dapat kabar (mereka) tenggelam," ucap Sodik.

Sodik mengatakan, kelima rekannya itu tidak bisa berenang. Mereka sebenarnya sudah diingatkan untuk tidak dekat dengan air. "Kejadiannya cepat," lanjutnya.

https://regional.kompas.com/read/2018/07/02/19324741/satu-wisatawan-yang-dilaporkan-hilang-di-parangtritis-ditemukan-meninggal

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.