Salin Artikel

Penyu Berukuran Raksasa Ditemukan di Tanjung Keluang

Agung Widodo, Kepala SKW II BKSDA Kalimantan Tengah menuturkan, penyu hijau (chelonia midad) itu, ditemukan warga pesisir Kabupaten Kotawaringin Barat. Penyu itu terjaring pukat warga yang banyak terpasang di dekat pantai.

Mendapat penyu superbesar itu, warga itu hendak menjualnya. Namun, oleh seorang anggota polisi yang ditawari satwa yang dilindungi, penyu itu kemudian diserahkan ke BKSDA SKW II yang berkantor di Pangkalan Bun.

"Berat penyu itu 127 kilogram. Dengan panjang cangkang 107 centimeter, dan lebar 94 centimeter. Usia diperkirakan 60 tahun," jelas Agung.

Agung menuturkan, belakangan ada kecenderungan peningkatan penyu besar yang habitatnya di laut dan pantai itu bersinggungan dengan warga. "Dalam seminggu ini saja sudah dua kasus," lanjutnya.

Jangan Dikonsumsi

Hingga kini, masih ada masyarakat yang berburu satwa langka ini, terutama telurnya. "Ada beberapa masyarakat pantai yang mengonsumsi telurnya, berusaha memperdagangkan ini," tutur Agung.

Agung mengingatkan, seharusnya penyu tidak boleh dikonsumsi. Ia menyebut mengonsumsi penyu atau telurnya baik bagi kesehatan hanya mitos belaka.

"Sudah banyak penelitian, ini tidak baik, telur atau dagingnya. Sistem metabolisme penyu tak sebaik ikan, yang bisa menyerap polutan," beber Agung.

"Banyak contoh kasus orang meninggal gara-gara mengonsumsi penyu. Ada kasus di Mentawai 4 orang sekeluarga mati setelah mengonsumsinya," lanjut Agung.

https://regional.kompas.com/read/2018/03/12/19045651/penyu-berukuran-raksasa-ditemukan-di-tanjung-keluang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke