NEWS
Salin Artikel

KPU Tetapkan Paslon Peserta Pilkada NTB, Kini Ada Paslon dari Jalur Independen

Keempat pasangan itu yakni Ahyar Abduh-Mori Hanapi, Zulkieflimansyah-Siti Rohmi Djalillah, Suhaili FT dan Muhammmad Amin, serta satu paslon dari jalur perseorangan, Ali bin Dachlan dan Gede Sakti.

Paslon jalur perseorangan atau independen, disebut KPU NTB, sebagai calon inependen pertama yang lolos verifikasi sebagai paslon gubernur dan wakil gubernur di NTB.

“Saya ndak tahu ya apa paslon independen ini satu-satunya di Indonesia, karena yang saya tahu juga ada juga di Sulawesi Selatan, ada juga di Kalimantan Barat, dan untuk Pilgub NTB baru pertama kali ada calon dari jalur perseorangan yang lolos verifikasi faktual,” kata Aksar Anshari, Ketua KPU NTB.

Aksar mengatakan, melalui jalur perseorangan, ada suatu peluang bagi mereka yang bisa mencalonkan diri sebagai kepala daerah tanpa melalui partai politik.

Paslon independen ini bisa ikut sebagai pilkada serentak tahun ini, sejak judicial review yang diajukan Lalu Ranggalawe, yang pernah mencalonkan diri melalui jalur independen.

Lalu, Ranggalawe mengajukan judicial review terhadap Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Hingga akhirnya judicial review Ranggalawe dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2007.

“Harus diakui uji materi atau judicial review dimenangkan Lalu Ranggalawe di MK, yang kemudian memutuskan membolehkan pengusung calon tidak hanya melalui partai politik sehingga muncullah UU Nomor 12 Tahun 2008, yang mengakomodasi calon perseorangan mengikuti pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota, yang diusung oleh masyarakat melalui dukungan dan verifikasi,” ujar Aksar.

Setelah itu, selalu ada paslon paslon dari jalur perseorangan sejak tahun 2013 dalam Pilkada NTB, tetapi tidak memenuhi syarat. Paslon independen lain juga mulai bermunculan, baik pada pemilihan bupati dan wakil bupati Lombok Timur maupun pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bima, tetapi tidak lolos verifikasi.

Setelah rapat pleno penetapan peserta pilkada, Ketua KPU NTB mengatakan, secara resmi peserta pilkada akan menjalani rangkaian proses pilkada dan terikat dengan aturan penyelenggaraan pilkada serentak, mulai dari pelaksanaan kampanye, laporan dana kampanye, surat keterangan pemberhentian menjadi anggota DPR RI atau DPRD Povinsi NTB, hingga melaporkan daftar harta kekayaan mereka.

Seluruh tim pemenangan paslon peserta pilkada langsung menerima dokumen penetapan dari KPU NTB.

Rapat pleno juga dijaga ketat aparat kepolisian. Bahkan Kapolda NTB langsung turun ke lokasi penetapan pasangan calon di Hotel Lombok Raya, Mataram.

https://regional.kompas.com/read/2018/02/12/23443601/kpu-tetapkan-paslon-peserta-pilkada-ntb-kini-ada-paslon-dari-jalur

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.