NEWS
Salin Artikel

Pinta Keluarga terhadap TKI Yuliati yang Derita Lupus di Taiwan

Yuliati dirawat sejak 1 Januari 2018 lalu karena menderita penyakit lupus dan diabetes.

Juminah Hariyati (42), kakak kandung Yuliati, menceritakan bahwa adiknya sudah 9 tahun bekerja di Taiwan. Kabar sakitnya Yuliati didapatkan keluarga dari rekan dan kerabatnya yang juga bekerja di Taiwan.

"Ada keponakan di sana dan kasih kabar ke keluarga di Banyuwangi. Kami bingung. Kasihan di sana siapa yang merawat," katanya saat dihubungi, Selasa (23/1/2018).

Sejak kepulangannya yang terakhir, kondisi Yuliarti memang terlihat tidak sehat namun keluarga tidak menduga jika sampai harus dirawat karena menderita penyakit lupus. Keluarga juga masih belum tahu siapa yang akan menanggung biaya perawatan Yuliati di luar negeri.

"Saya pikir ya sakit biasa. Penyakit lupus ini apa ya, saya juga enggak begitu tahu. Tapi kata keponakan yang di sana, tubuh adik saya diperban dan sering enggak sadarkan diri dan sulit diajak berkomunikasi. Keluarga di sini khawatir," tuturnya.

Juminah berharap agar adik kandungnya bisa dipulangkan ke Banyuwangi dan bisa dirawat di Banyuwangi agar dekat dengan keluarga atau anggota keluarga berangkat ke Taiwan untuk menemani Yuliati di rumah sakit.

"Tapi untuk ke sana atau memulangkan, biayanya cukup besar," katanya.

Pihak keluarga tidak bisa mengandalkan keponakannya yang ada di Taiwan karena dia juga bekerja dan tidak bisa leluasa untuk menjaga Yuliati.

Sementara itu, Krisna Hadi, Ketua Keluarga Migran Indonesia Kabupaten Banyuwangi, mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kondisi Yuliati ke Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Banyuwangi.

"Kami sudah mendampingi keluarga untuk melaporkan kondisi mbak Yuliati ke P4TKI Banyuwangi. Tapi kami masih menunggu perkembangannya. Kami berharap sekali jika memungkinkan Mbak Yuliati bisa dipulangkan ke Banyuwangi dan dirawat di sini agar dekat keluarga," tuturnya.

https://regional.kompas.com/read/2018/01/23/12224331/pinta-keluarga-terhadap-tki-yuliati-yang-derita-lupus-di-taiwan

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.