Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pohon Tumbang di Tempat Wisata, Satu Pengunjung Tewas

Kompas.com - 09/04/2017, 22:52 WIB

GARUT, KOMPAS.com - Satu wisatawan tewas dan seorang lainnya menderita patah tulang akibat tertimpa pohon saat berwisata di kawasan Curug Cigandi, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (9/4/2017).

Kepala Seksi Pelayanan Penyelamatan Non-Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Tubagus A Sofyan, mengatakan, korban merupakan pelajar SMK Musaddadiyah Garut yang sedang berekreasi bersama teman-temannya.

"Yang menjadi korban dipastikan dua orang," kata Tubagus.

Dia menuturkan, pohon tumbang di Curug Cigandi, Kampung Ciseupan Kulon, Desa Hegarmanah, Bayongbong, itu menimpa dua orang yang berada di sekitarnya.

Korban bernama Siti Halimah (16) meninggal dunia, sedangkan temannya, Yulianti (18), mengalami patah tulang pada bagian bahu.

"Saat itu yang paling parah tertimpa pohon adalah Siti sehingga ia diketahui meninggal dunia karena benturan pohon di bagian kepala, sedangkan Yulianti mengalami patah tulang di bagian bahu," katanya.

Ia menyampaikan, informasi yang dihimpun petugas di lapangan bahwa kedua korban dan teman-temannya sedang foto-foto di kawasan tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.

"Saat asyik foto-foto bersama teman-temannya, tiba-tiba pohon menimpa mereka," katanya.

Peristiwa tersebut sempat membuat histeris teman-teman korban dan warga lainnya, kemudian melaporkan kepada kepolisian setempat.

Sejumlah polisi dibantu masyarakat mengevakuasi korban ke Puskesmas Bayongbong untuk mendapatkan penanganan medis.

Tubagus mengimbau masyarakat yang hendak berwisata agar meningkatkan kewaspadaan saat berada di kawasan wisata.

Menurut dia, hujan masih terus mengguyur wilayah Garut yang dapat menimbulkan berbagai bahaya bencana alam.

"Seperti pohon jatuh bisa saja terjadi karena kondisinya sudah lapuk, lalu diguyur hujan, untuk itu masyarakat harus tetap waspada dengan berbagai ancaman bahaya," kata Tubagus.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com