Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selain "One Way", Sistem Ganjil Genap Juga Akan Diberlakukan Saat Mudik Lebaran

Kompas.com - 21/03/2024, 19:26 WIB
Muchamad Dafi Yusuf,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Polda Jawa Tengah (Jateng) akan menerapkan sistem one way atau satu arah bersistem ganjil genap saat arus mudik dan balik Lebaran 2024.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Sonny Irawan mengatakan, sistem ini akan berlaku mulai tanggal 5 hingga 16 April 2024 menyesuaikan arus mudik dan arus balik.

 

"Ada, one way yang dilakukan itu mengikuti ganjil genap ya. Contoh mudik tanggal 5 sampai tanggal 9. Tanggal 5 berlaku mobil ganjil, tanggal 6 genap. Kenapa harus dibatasi, ini adalah oprasi kemanuasiaan. Kalau tol tak mampu menangani kapasitas yang ada nanti akan teejadi sesuatu yang tidak diinginkan,” kata Sonny.

Baca juga: Puncak Mudik Lebaran Diprediksi 6 April 2024, Catat Jadwal One Way ke Jateng

Dia pun meminta agar warga dari Semarang yang akan ke Jakarta agar melakukan persiapan. Pasalnya one way akan diberlakukan mulai pukul 14.00 WIB pada 5 April 2024. 

Berikut jadwal pemberlakuan one way:

1. Tanggal 5 April jam 14.00 berlaku One Way Nasional arus mudik yang berlangsung nonstop selama 24 jam hingga tanggal 7 April 2024.

2. Di tanggal 8 dan 9 April, One Way dimulai jam 8 pagi hingga 12 malam.

3. Di tanggal 11-13 April 2024 mulai diberlakukan One Way arus balik menuju Barat mulai Tol Kalikangkung hingga Tol Cikatama. Di tanggal tersebut One Way berlaku jam 8 pagi hingga 12 malam.

4. Sedangkan saat puncak arus balik di tanggal 14 mulai jam 14.00 WIB akan diberlakukan full One Way arus balik dari Kalikangkung menuju Jakarta selama 24 jam hingga tanggal 16 April 2024.

Lebih lanjut dia menyebut adanya kemungkinan one way lokal juga akan diberlakukan jika arus kendaraan yang masuk Gerbang Kalikangkung lebih dari 4.000 setiap dua jam.

"Kalau 4.000 kendaraan dalam dua jam berturut-turut kebijakan one way lokal diambil," paparnya.

Skenario one way lokal akan dimulai di sepanjang Jalan Tol ABC Semarang dan Gebang Tol Kalikangkung hingga Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang.

"Skemanya jalur B disterilisasi sehingga jalur dari barat menuju timur dikeluarkan semua sampai Bawen," katanya.

Baca juga: Polda Jateng Siapkan Skema One Way Saat Arus Mudik-Balik Lebaran, Ini Jadwalnya

Dia berharap melalui persiapan tersebut pemudik bisa melakukan perjalanan dengan baik dan nyaman.

"Kebijakan ini diharapkan pemudik tidak melakukan perjalanan mudik di hari yang bersamaan," tuturnya.

Infomasi yang dia dapatkan, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 6 April 2024. Sedangkan, puncak arus balik terjadi pada 15 April 2024.

"Tahun ini prediksi naik 4,4 persen pemudik," imbuh Sonny.

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Kaget Ada Motor yang Melintas, Truk di Semarang Tabrak Jembatan Penyeberangan Orang

Regional
Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Tawuran Pelajar SMK di Jalan Raya Bogor, Satu Tewas akibat Luka Tusukan

Regional
Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Regional
Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Berlayar Ilegal ke Australia, 6 Warga China Ditangkap di NTT

Regional
Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Video Viral Diduga Preman Acak-acak Salon di Serang Banten, Pelaku Marah Tak Diberi Uang

Regional
Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Regional
Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Dua Dekade Diterjang Banjir Rob, Demak Rugi Rp 30 Triliun

Regional
Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Rektor Universitas Riau Cabut Laporan Polisi Mahasiwa yang Kritik UKT

Regional
Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Pembuang Bayi di Semarang Tinggalkan Surat di Ember Laundry, Diduga Kenali Saksi

Regional
Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Pencuri Kain Tenun Adat di NTT Ditembak Polisi Usai 3 Bulan Buron

Regional
Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Regional
Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Tungku Peleburan di Pabrik Logam Lampung Meledak, 3 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Regional
Pria Misterius Ditemukan Penuh Lumpur dan Tangan Terikat di Sungai Babon Semarang

Pria Misterius Ditemukan Penuh Lumpur dan Tangan Terikat di Sungai Babon Semarang

Regional
Wali Kota Semarang Minta PPKL Bantu Jaga Kebersihan Kawasan Kuliner di Stadion Diponegoro

Wali Kota Semarang Minta PPKL Bantu Jaga Kebersihan Kawasan Kuliner di Stadion Diponegoro

Regional
Korban Tewas Tertimpa Tembok Keliling di Purwokerto Bertambah, Total Jadi 2 Anak

Korban Tewas Tertimpa Tembok Keliling di Purwokerto Bertambah, Total Jadi 2 Anak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com