Menlu: Aku Bangga Menjadi Indonesia yang Majemuk - Kompas.com

Menlu: Aku Bangga Menjadi Indonesia yang Majemuk

Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Kompas.com - 13/08/2017, 14:11 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat berorasi di tengah-tengah peserta  PPSMB UGM 2017 (foto dokumentasi Humas UGM)KOMPAS.com / Wijaya Kusuma Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat berorasi di tengah-tengah peserta PPSMB UGM 2017 (foto dokumentasi Humas UGM)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan orasi dalam penutupan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM di Lapangan Pancasila Grha Sabha Pramana, Sabtu (12/8/2017).

Alumni FISIP UGM itu menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun Indonesia dengan inovasi dan toleransi.

Keberagaman yang nyata dalam PPSMB dan interaksi di kampus UGM, lanjut dia, menjadi modal untuk mendorong setiap mahasiswa melihat perbedaan sebagai sesuatu yang indah.

"Ingat, Indonesia dilahirkan dari perbedaan dan perbedaan itu adalah sesuatu yang indah. Kita semua harus bangga dan dengan lantang mengatakan, aku bangga menjadi Indonesia yang majemuk," katanya seperti dikutip dari rilis Humas UGM.

Retno mendorong para mahasiswa untuk bisa menghidupi panggilannya sebagai generasi penerus bangsa dan tulang punggung pembangunan nasional yang senantiasa menyebarkan semangat-semangat positif di tengah masyarakat.

"Indonesia harus menjadi besar, Indonesia harus menjadi jaya, dan kalianlah yang akan mengisinya. Isilah Indonesia dengan toleransi, keadilan, rasa kemanusiaan, inovasi, mampu berkompetisi hadapi bangsa lain, serta bebas dari korupsi dan narkoba," tuturnya.

Sebelumnya, Retno mengatakan bahwa dia juga pernah duduk di kursi mahasiswa baru. Dia mendorong para mahasiswa untuk punya mimpi seraya membangun karakter tidak mudah menyerah sehingga bisa meraih cita-cita.

"Saat itu saya bukan siapa-siapa. Tetapi tapi saya punya mimpi dan mimpi inilah yang membawa saya bisa menjadi menteri seperti sekarang ini," ujar Retno.

"Menggapai mimpi butuh perjuangan. Perjuangan perlu dikejar dengan usaha, doa, kebajikan, dan dengan energi yang positif," tambahnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam acara penutupan acara PPSMB, para mahasiswa membentuk formasi tertentu. Pada tahun ini, para mahasiswa baru membentuk formasi logo UGM dan warna bendera Merah putih sesuai tema “Dari UGM untuk Indonesia”.

 

 

Kompas TV Dosen "Kampus Biru" Tolak Pansus dan Dukung KPK

PenulisKontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM