44 Kg Sabu Disita dari 10 Pelaku, 2 Orang Tewas Ditembak - Kompas.com

44 Kg Sabu Disita dari 10 Pelaku, 2 Orang Tewas Ditembak

Kontributor Medan, Mei Leandha
Kompas.com - 17/07/2017, 18:08 WIB
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting. Tribun Medan/Joseph Wesly Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting.

MEDAN, KOMPAS.com - Jaringan narkotika internasional Indonesia - Malaysia dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN), bekerjasama dengan BNN Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumut, dan Bea Cukai Sumut.

Sebanyak 10 pelaku diamankan dua di antaranya tewas ditembak. Adapun barang bukti yang berhasil disita antara lain sabu 44 kilogram, 4 unit sepeda motor, 3 unit mobil, beberapa kartu identitas dan sepucuk revolver serta sekotak peluru.

Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat bahwa di daerah Pantai Cermin-Perbaungan akan ada transaksi narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan yang berlanjut dengan penangkapan di sebuah areal parkir SPBU di kawasan itu.

"Pertama, tiga pelaku dan sabu sebanyak 44 kilogram yang kita amankan di SPBU itu," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Ginting, Senin (17/7/2017).

Dari keterangan ketiga pelaku, dilakukan pengembangan dengan mendatangi sebuah warung kopi yang berada di jalan lintas Sumatera, tepatnya di kawasan Perbaungan Kota, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara.

Baca juga: Foto-foto Kapal Wanderlust yang Diduga Bawa 1 Ton Sabu dari China

Dari lokasi tersebut diamankan tujuh pelaku, salah satunya adalah bandar Bambang Julianto dan seorang anggota Polri Aiptu Suheryanto.

"Saat dilakukan pengembangan, pelaku Bambang dan Moh Syafii melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur oleh petugas dan akhirnya meninggal dunia. Para pelaku lain, kita akan kenakan Pasal 113 ayat (2), Pasal 114 ayat(2), Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009," kata Rina.

Adapun 10 orang tersebut adalah  bandar narkoba Bambang Julianto, Aiptu Suheryanto yang sehari-hari bertugas di Satpol Air Polres Serdangbedagai, perannya sebagai pengendali di lapangan. Kemudian, Moh Syafii alias Panjul alias Boy, Samsul Bahri dan Ayaradi adalah yang membawa sabu dari Malaysia.

Empat kurir yakni, Sahidul Saragih, Heri Agus Marzuki, Rovvi Syahriandi dan Eddy Sahputra Sirait.  Terakhir,  Untung yang berperan sebagai ceker.

Baca juga: Pesan Sabu dari Bandar, Seorang Polisi Diringkus

Kompas TV Benarkah Polisi Terlibat Penyelundupan Sabu Asal Malaysia?

PenulisKontributor Medan, Mei Leandha
EditorErlangga Djumena

Komentar

Close Ads X