Ganti Heli setelah Mendarat Darurat, Menteri PUPR Tiba di Bendungan Karangloe - Kompas.com

Ganti Heli setelah Mendarat Darurat, Menteri PUPR Tiba di Bendungan Karangloe

Kontributor Makassar, Hendra Cipto
Kompas.com - 19/04/2017, 15:38 WIB
Arimbi Ramadhiani Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil usai peresmian Jembatan Antapani di Bandung, Selasa (24/1/2017).

GOWA, KOMPAS.com - Setelah berganti helikopter dari milik swasta ke milik TNI, Menteri PUPR M Basuki Hadimoeljono, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo beserta lima rombongan lainnya akhirnya tiba di proyek pembangunan Bendungan Karangloe yang berbatasan dengan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Jeneponto.

Heli yang ditumpangi Menteri PUPR dan dan rombongan mendarat dengan selamat di lokasi proyek pembangunan bendungan Karangloe.

Setibanya di lokasi, Menteri PUPR mengevaluasi dan sekaligus meninjau proyek bendungan. Setelah melakukan peninjauan, rombongan kembali meninggalkan Kabupaten Gowa dan bertolak ke Landasan Udara Sultan Hasanuddin Makassar.

Sebelumnya diberitakan, helikopter yang berpenumpang Menteri PUPR M Basuki Hadimoeljono, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo berserta lima anggota rombongan lainnya mendarat darurat di Stadion Glora Mandiri, Kota Parepare, Rabu (19/4/2017).

(Baca juga: Pilot Kena Serangan Jantung, Heli Berpenumpang Menteri PUPR Mendarat Darurat)

Pilot diketahui mengalami gangguan jantung.  Helikopter dalam perjalanan dari Makassar menuju Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, untuk mengantar rombongan menteri yang rencananya meresmikan bendungan.

“Saat terbang, tiba-tiba sang pilot, Kapten Warin, terserang penyakit jantung. Kemudian saya sarankan mendarat di Kota Parepare, di Stadion Glora Mandiri ini," ujar Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo di Stadion Glora Mandiri Kota Parepare.

Saat di atas langit Kota Parepare, menurut Syahrul, sang pilot helikopter dengan nomor seri Ec 155 B1 Indonesia Air PK-TPF berwarna merah putih ini sempat membuat panik karena mengaku sesak dan sudah tidak tahan membawa helikopter.

“Saat saya sarankan untuk mendarat di Kota Parepare, karena kota ini memiliki pelayanan lesehatan yang lengkap serta tanggap," tutur Syahrul.

Warin segera dilarikan ke RSU Andi Makkasau Kota Parepare, 5 menit setelah helikopter mendarat.

"Mendapat informasi akan adanya helikopter akan mendarat darurat di Stadion Glora Mandiri, saya segera menghubungi call center 112, kemudian (tim medis) segera menjemput pilot dan segera membawa ke RSUD Andi Makkasau," kata Wali Kota Parepare Taufan Pawe.

Hingga kini, sang pilot masih dirawat intensif di RSUD Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Menteri PUPR dan gubernur Sulawesi Selatan bersama rombongan dijemput oleh helikopter bantuan TNI untuk kembali melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Wajo dan selanjutnya ke Kabupaten Gowa.

 

Kompas TV Menteri PUPR Bicara soal Lebaran

PenulisKontributor Makassar, Hendra Cipto
EditorCaroline Damanik
Komentar

Close Ads X