Pantai "Private" untuk Raja Salman Dipagari Kain Putih - Kompas.com

Pantai "Private" untuk Raja Salman Dipagari Kain Putih

Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati
Kompas.com - 07/03/2017, 10:01 WIB
KOMPAS.COM/Ira Rachmawati Pagar bambu yang ditutupi kain putih pembatas di Pantai Geger Nusa Dua yang rencananya digunakan Raja Salman berlibur

NUSA DUA,KOMPAS.com - Pantai khusus Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulazis Al-Saud di wilayah Pantai Geger Nusa Dua Bali yang berada tepat di belakang St Regis tempat raja menginap terlihat di pasangai pagar bambu sebagai pembatas dan ditutup kain putih.

Saat Kompas.com mendatangi pantai yang memiliki pasir putih tersebut Selasa (7/3/2017) juga telihat beberapa petugas keamanan berjaga disekitar pantai. Namun aktivitas wisatawan yang di dominasi oleh wisatawan asing di Pantai Geger sama sekali tidak terganggu. 

Sejak pagi, mereka sudah berolahraga air seperti berenang, berjalan di bibir pantai,  stand up board, snorkling, boogie board, dan juga surfing. 

Tampak, para wisatawan asing berjalan kaki dan masuk ke dalam wilayah pantai yang dibatasi dengan bambu yang ditutup kain putih.

"Sudah seminggu sebelum kedatangan Raja Salman pagar bambu itu dipasang. Tapi wisatawan asing boleh kok lewat tapi pagi sekali. Kalau siang sedikit sudah dilarang.  Memang penjagaan sangat ketat," jelas Nyoman Nusa salah seorang pemandu wisata kepada Kompas.com.

KOMPAS.COM/Ira Rachmawati Wisatawan asing di Pantai Geger Nusa Dua Bali Selasa (7/3/2017)
Semakin siang jumlah wisatawan asing yang datang ke Pantai Geger semakin bertambah. Rata-rata mereka datang dengan rombongan.

Jose, wisatawan asal Amerika kepada Kompas.com, mengaku sudah dua hari berturut-turut mendatangi Pantai Geger untuk surfing bersama rekan-rekannya. Dia juga mendengar jika Raja Salman menginap di sekitar Pantai Geger namun selama di Pantai Geger dia tidak pernah bertemu.

"Saya dengar ada Raja Salman menginap di sekitar sini tapi belum pernah ketemu. Tapi tidak masalah kami masih bisa surfing di Pantai Geger. Tidak ada larangan," ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, pihak St Regis telah membangun tangga khusus untuk Raja Salman di wilayah Pantai Geger. Tangga tersebut disebut-sebut terbuat dari kayu sepanjang 20 meter dan langsung menyentuh bibir pantai.

Ira Rachmawati Pantai Geger tetap di buka untuk umum
Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz Al Saud juga dipastikan akan memperpanjang masa liburannya di Bali. Semula Raja Salman berencana hanya menghabiskan waktu liburan 4 - 9 Maret 2017. Kemudian diperpanjang sampai 12 Maret. 

Pihak kedutaan Arab Saudi untuk Indonesia telah melayangkan surat resmi kepada pihak kementerian luar negeri Indonesia mengenai rencana perpanjang masa liburan Raja Salman tersebut melalui nota Kedubes bernomor 211/645. Raja Salman dan rombongan menginap di St Regis di wilayah Nusa Dua Bali.

Baca: Betah di Bali, Raja Salman Perpanjang Liburan

Kompas TV Puluhan seniman kelompok Tabuh Puri Ubud, Gianyar, Bali terus berlatih dan disiapkan jika rombongan Raja Salman berkunjung ke Puri ini. Latihan puluhan seniman tua ini sudah berlangsung dalam sejumlah kesempatan pentas, para seniman ini kerap membawakan tabuh untuk mengiringi sejumlah jenis tarian seperti, Tari Gambuh. Kegiatan mereka sempat menjadi perhatian turis yang berada di kawasan ini.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati
EditorErlangga Djumena
Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Berharap Pelarangan Motor di Sudirman Bikin Warga Naik Angkutan Umum

Polisi Berharap Pelarangan Motor di Sudirman Bikin Warga Naik Angkutan Umum

Megapolitan
KY: Kinerja Lembaga Peradilan Kembali Tercoreng

KY: Kinerja Lembaga Peradilan Kembali Tercoreng

Nasional
RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

Nasional
Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Nasional
KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

Megapolitan
Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan 'Feeder' Lewati Jalan Ini

Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan "Feeder" Lewati Jalan Ini

Megapolitan
Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Regional
Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Megapolitan
Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Nasional
Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Nasional
Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Regional
Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Megapolitan
Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Regional
Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Regional
Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Internasional