Selasa, 21 Oktober 2014

News / Regional

Gunung Kelud Meletus, Kediri Hujan Kerikil

Kamis, 13 Februari 2014 | 23:58 WIB
Kompas.com/M.Agus Fauzul Hakim Meski Gunung Kelud di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, berstatus Siaga, warga masih beraktifitas normal, Kamis (13/2/2014). Mereka mengaku baru mengungsi jika ada perintah dari pemerintah.

SURABAYA, KOMPAS.com
 — Letusan Gunung Kelud yang baru saja terjadi sudah mulai berdampak kepada warga Kediri. Beberapa daerah hingga di kawasan Kota Pare, Kediri, mulai dilanda hujan kerikil.

Salah satu warga Pare, Ajeng Pinto, mengatakan, hujan kerikil terus berlangsung sejak pukul 23.30 WIB. "Semula saya kira suara hujan besar saja, ternyata hujan kerikil. Kerikilnya besar-besar, ini warga kampung sudah mulai panik," ujar Ajeng saat dihubungi, Kamis (13/2/2014) malam.

Menurutnya, hujan kerikil terjadi sangat lebat sehingga warga mulai khawatir kekuatan atap tidak bisa menahan hujan kerikil tersebut.

Gunung Kelud mulai meletus dan mengeluarkan ratusan ribu kubik material vulkanik, Kamis (13/2/2014) sekitar pukul 23.00. Sebelumnya, gunung tersebut mengeluarkan beberapa kali dentuman disertai dengan beberapa kilatan.

Sementara itu, ribuan warga di lereng Kelud memadati jalan menuju tempat evakuasi. Mereka dari beberapa desa di Kecamatan Ngancar. Untuk saat ini, warga Kecamatan Ngancar ditempatkan di Balai Desa Tawang di Kecamatan Wates, Kediri.

Simak kembali catatan Ekspedisi Kompas Cincin Api “Kelud Revolusi Gunung Api” di edisi khusus epaper.kompas.com dan www.cincinapi.com.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Farid Assifa
Sumber: Harian Surya