Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Update, Sudah 13 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada Brebes di Partai Gerindra

Kompas.com - 27/05/2024, 19:52 WIB
Tresno Setiadi,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

BREBES, KOMPAS.com - Nama-nama bakal calon bupati dan wakil bupati (cawabup-cawabup) Brebes, Jawa Tengah periode 2024-2029 bermunculan seiring pembukaan pendaftaran penjaringan untuk Pilkada oleh partai politik (parpol).

Dari DPC Partai Gerindra, setidaknya sudah ada 13 orang yang mendaftar sebagai bakal cabup dan cawabup hingga Senin (27/5/2024).

Dari 13 nama-nama tersebut, rata-rata berprofesi sebagai pengusaha hingga politisi parpol lain di luar Partai Gerindra.

Baca juga: Update Daftar Cawali-Cawawali Solo dari PDI-P, Siapa Saja Mereka?

Sekretaris DPC Partai Gerindra Brebes Fahmi mengatakan, dari 13 yang mendaftar, 6 mengambil formulir bakal cabup, dan 7 cawabup.

"Sudah ada 13 orang. Namun yang sudah kembalikan formulir lengkap berkas pendaftaran baru 11," kata Fahmi usai menerima pendaftaran bacabup Agung Prihatna, di Kantor DPC Partai Gerindra, Brebes, Senin.

Fahmi mengungkapkan, hingga saat ini, memang belum ada kader internal Partai Gerindra Brebes yang mendaftar.

"Yang mendaftar ada pengusaha dan parpol lain. Untuk kader Gerindra Brebes rencana ada tapi belum mendaftar resmi, masih nunggu momentum," katanya lagi.

Baca juga: Ikut Penjaringan Cagub Jateng dari PDI-P, Hendi: Semoga Jateng Lebih Maju...


Baca juga: Diwakilkan, Eks Wali Kota Semarang Hendi Ambil Formulir Bacagub Jateng di PDI-P

Penjaringan Pilkada Demak di PKB

Fahmi menambahkan, pendaftaran dan pengembalian formulir Pilkada paling lambat 8 Juni 2024.

"Setelah itu nanti tes dan lain-lain nanti ada keterlibatan dari DPD Jateng sebelum akhirnya diserahkan ke pusat," pungkas dia.

Salah satu pendaftar bakal cabup asal Desa Kauman, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Agung Prihatna mengaku terpanggil mengikuti kontestasi Pilkada di kota kelahirannya.

"Jadi pertama ada keterpanggilan sebagai generasi muda yang saat ini tinggal di Jakarta. Tapi saya lahir sampai SMA dan rutin setiap tahun pasti pulang ke Brebes," kata Agung usai mendaftar di DPC Gerindra Brebes.

Baca juga: Sudah 9 Nama Daftar Pilkada di PKB Brebes, Siapa Saja Mereka?

Pria 35 tahun yang berprofesi sebagai konsultan dan akademisi itu menyebutkan, hal yang penting dan mendasar adalah bagaimana pendidikan dan kesehatan di Brebes bisa lebih baik lagi. Termasuk ketahanan pangan setiap keluarga.

"Misal pendidikan harus benar-benar dirasakan bisa gratis. Kemudian kesehatan kita maksimalkan dengan kolaborasi dengan pemerintah pusat. Tidak kalah penting selain dua instrumen tadi ya kalau kita melihat indeks pembangunan manusia kita bisa buat program ketahanan keluarga," kata Agung.

Sebelumnya, sebanyak 15 nama mendaftar sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati (cawabup-cawabup) Brebes, Jawa Tengah melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dari belasan nama tersebut, hanya satu nama yang merupakan kader internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Brebes.

Baca juga: 15 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada di PKB Brebes, Hanya Satu Kader Internal

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Regional
Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Regional
Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Regional
Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Regional
Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Regional
Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Regional
Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Regional
Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Regional
Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Regional
Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Regional
2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

Regional
6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

Regional
Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com