Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Caleg Terpilih Tersangka Kasus TPPO di Sikka Belum Ditahan

Kompas.com - 17/05/2024, 17:33 WIB
Serafinus Sandi Hayon Jehadu,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penyidik Polres Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum menahan Yuvinus Solo meski telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Yuvinus merupakan calon legislatif (caleg) terpilih dari Partai Demokrat.

Kasi Humas Polres Sikka AKP Susanto menjelaskan, saat ini masih penetapan tersangka.

Kata Susanto, dalam waktu dekat penyidik akan menjadwalkan pemanggilan Yuvinus untuk diperiksa dengan status sebagai tersangka.

Baca juga: Caleg Terpilih di Sikka Jadi Tersangka Kasus TPPO

"Setelah diperiksa sebagai tersangka, penyidik mempertimbangkan apakah diperlukan penahanan terhadap tersangka atau tidak," ujar Susanto saat dihubungi, Jumat (17/5/2024).

Terkait status Yuvinus sebagai caleg terpilih, Susanto menambahkan, penyidik akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sikka.

Sementara itu Ketua KPU Sikka, Herimanto mengaku baru menerima informasi terkait penetapan Yuvinus sebagai tersangka.

"Saya baru mendapat informasi untuk proses selanjutnya kita akan lihat aturan yang berlaku," kata dia.

Adapun dalam kasus tersebut Yuvinus berperan sebagai perekrut, memindahkan dan mengirim korban sebagai tenaga kerja non prosedural atau ilegal.

Baca juga: Dugaan TPPO di NTB, Jebolan Ajang Pencari Bakat Nasional Jadi Tersangka

Dia dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang 21 tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau Pasal 186 ayat 1 Undang-Undang jo pasal 35 ayat 2 Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Kasus ini berawal ketika salah satu warga Sikka, YMK meninggal di Kalimantan pada akhir Maret 2024.

YMK, satu dari 72 warga yang diberangkatkan pada awal Maret untuk bekerja pada perusahaan sawit di Kalimantan Timur.

Mereka diduga direkrut oleh seorang calo yang terhubung dengan YS.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Beda Nasib Bupati Blora dan Para Kadesnya soal Masa Jabatan

Beda Nasib Bupati Blora dan Para Kadesnya soal Masa Jabatan

Regional
Rumah Digeruduk Terkait Hutan Adat Papua, Bos Tambang di Salatiga Lapor Polisi

Rumah Digeruduk Terkait Hutan Adat Papua, Bos Tambang di Salatiga Lapor Polisi

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 24 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 24 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Regional
Target Investasi Rp 190 Triliun, China Investor Utama PSN Tanjung Sauh

Target Investasi Rp 190 Triliun, China Investor Utama PSN Tanjung Sauh

Regional
PPP Berikan Rekomendasi Novi-Talifuddin Maju dalam Pilkada Sumbawa

PPP Berikan Rekomendasi Novi-Talifuddin Maju dalam Pilkada Sumbawa

Regional
10 Remaja Ditangkap Usai Terlibat Tawuran, Ketahuan karena Konvoi Bawa Sajam

10 Remaja Ditangkap Usai Terlibat Tawuran, Ketahuan karena Konvoi Bawa Sajam

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 24 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 24 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 24 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 24 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 24 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 24 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Kapolda Sumbar Bantah Penganiayaan, Sebut Pelajar SMP Tewas Terjun dari Jembatan

Kapolda Sumbar Bantah Penganiayaan, Sebut Pelajar SMP Tewas Terjun dari Jembatan

Regional
Polisi Tangkap Pengedar yang Simpan Sabu 165,77 Gram di Kantong Celana

Polisi Tangkap Pengedar yang Simpan Sabu 165,77 Gram di Kantong Celana

Regional
Melihat 'Perlawanan' Ismet Raja Tengah Malam Lewat Jalur Kesenian

Melihat "Perlawanan" Ismet Raja Tengah Malam Lewat Jalur Kesenian

Regional
Kakek Pemeran Video Mesum di Ambon Jadi Tersangka, Polisi Sebut Pemeran Wanita sebagai Korban

Kakek Pemeran Video Mesum di Ambon Jadi Tersangka, Polisi Sebut Pemeran Wanita sebagai Korban

Regional
Petugas Polda Maluku Temukan 9 Ekor Burung Peliharaan ABK yang Akan Dijual ke Jawa

Petugas Polda Maluku Temukan 9 Ekor Burung Peliharaan ABK yang Akan Dijual ke Jawa

Regional
[POPULER REGIONAL] Modus Pencurian Uang Rp 1 M di Mesin ATM | Kebakaran di Kawasan Bromo Meluas

[POPULER REGIONAL] Modus Pencurian Uang Rp 1 M di Mesin ATM | Kebakaran di Kawasan Bromo Meluas

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com