Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Pj Gubernur Al Muktabar Tegaskan Bank Banten Punya Performa Baik dan Sehat

Kompas.com - 23/04/2024, 18:40 WIB
Nethania Simanjuntak,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menegaskan bahwa kondisi Bank Banten saat ini dalam performa yang baik dan sehat.

“Saya yakin Bank Banten itu tidak ada negatifnya bagi masyarakat, pasti positif. Tinggal kami kelola dengan baik. Pengelolaannya sedang kami arahkan kepada instrumen yang lebih kuat. Pasalnya, pada 2023, Bank Banten sudah mendapatkan laba bersih sebesar Rp 26,59 miliar,” ujar Al Muktabar melalui siaran persnya, Selasa (23/4/2024).

Oleh karena itu, Al Muktabar meminta kepada pemerintah daerah (pemda) kabupaten atau kota di Provinsi Banten untuk ikut membangun serta membesarkan Bank Banten, salah satunya dengan menempatkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di Bank Banten.

Al Muktabar juga meminta seluruh pemda untuk tidak melihat ke belakang, karena saat ini kondisi Bank Banten jauh lebih sehat, baik dari sisi operasional, keuangan, struktur organisasi, hingga potensi bisnis yang akan dikembangkan.

Baca juga: Pemprov Banten Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut

Dengan menempatkan RKUD di Bank Banten, Al Muktabar menyebut bahwa asas kemanfaatan akan dimaksimalkan untuk masyarakat Banten.

Salah satu contohnya, sebut dia, dengan melihat bagaimana Bank Banten bisa berperan aktif dalam pembiayaan pembangunan daerah.

“Itu bisa kami lakukan, karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mempunyai saham mayoritas di Bank Banten, sehingga berbagai kebijakan bisa kami arahkan untuk kepentingan masyarakat Banten secara luas, termasuk jika ada usulan dari pemda, itu bisa lebih mudah,” ucap Al Muktabar.

Secara peraturan perundangan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah mengeluarkan Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) Nomor 900.1.13.2/1736/SJ pada 17 April 2024 tentang Penempatan RKUD pada BPD Banten (Perseroda) Tbk.

Peraturan tersebut sudah ditandatangani langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan bisa dijadikan sebagai koridor aturan dasar guna menempatkan RKUD di Bank Banten.

Baca juga: Pj Gubernur Al Muktabar Lepas 22 Bus Program Mudik Gratis 2024 Provinsi Banten

Kemudian, ada amanah Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pendirian Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk yang harus dijalani bersama.

Kendati demikian, Al Muktabar mengimbau kepada semua pihak untuk terus memperkuat Bank Banten yang merupakan entity di Provinsi Banten.

Hal itu, kata dia, merupakan salah satu wujud semangat ke-Banten-an, salah satunya dengan memiliki instrumen keuangan sendiri seperti Bank Banten.

“Bahkan di dalam transisi kemerdekaan pun, Banten sudah memiliki bank sendiri, yakni Bank Banten dan sudah memiliki mata uang sendiri. Jadi kurang apa kebantenan kita? Tinggal bagaimana kita bersama-sama membesarkan Bank Banten kebanggaan kita ini,” ujarnya.

Baca juga: Buka Bazar Ramadhan Provinsi Banten, Al Muktabar Ikut Layani Pembeli Beras

Dia menyebut bahwa selama ini  posisi likuiditas kas daerah (kasda) berada dalam kondisi baik dan lancar.

“Instrumen kelembagaan di Bank Banten juga sudah modern mengikuti perkembangan teknologi, seperti mobile banking, anjungan tunai mandiri (ATM) bersama, bahkan dalam jumlah tertentu, Bank Banten melayani transaksi on the spot kepada nasabahnya,” ucapnya.

Halaman:


Terkini Lainnya

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Regional
Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Regional
Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Regional
Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Regional
2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

Regional
Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Regional
Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Regional
Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com