Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER NUSANTARA] Penemuan Kerangka Manusia di Gunung Slamet | Penipuan Katering Buka Puasa di Masjid Sheikh Zayed

Kompas.com - 20/04/2024, 06:32 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Kerangka manusia ditemukan di jalur pendakian Gunung Slamet, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (17/4/2024).

Tak ada identitas pada kerangka tersebut. Saat ditemukan, korban memakai kaus berwarna hijau, sarung, dan peci.

Saat ini, kerangka itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soesilo, Kabupaten Tegal.

Berita lainnya, dua pengusaha katering menjadi korban penipuan berkedok order makanan berbuka puasa.

Selama 28 hari, korban mengirimkan 800 menu buka puasa ke Masjid Sheikh Zayed, Solo, Jateng.

Akibat kejadian ini, korban merugi Rp 960 juta.

Berikut berita-berita yang menjadi sorotan pembaca Kompas.com pada Jumat (19/4/2024).

1. Kondisi kerangka manusia yang ditemukan di Gunung Slamet


Jenazah yang ditemukan di Pos 3 jalur pendakian Gunung Slamet hanya tinggal menyisakan kerangka.

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal Abdul Kholik mengatakan, korban sulit dikenali.

"Untuk kondisi jenazah sudah sulit dikenali, ciri-cirinya memakai sarung, memakai kaus, dan peci," ujarnya, Kamis (18/4/2024).

Kerangka tersebut kali pertama ditemukan oleh pendaki. Temuan itu lantas dilaporkan ke petugas pos.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bumijawa Iptu Agus Iman menuturkan, polisi masih menyelidiki penemuan mayat di Gunung Slamet, termasuk mengungkap identitas korban.

Baca selengkapnya: Kerangka Manusia Kenakan Sarung dan Peci Ditemukan di Jalur Pendakian Gunung Slamet Tegal, seperti Apa Kondisinya?

2. Dua pengusaha katering rugi hampir Rp 1 miliar

Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo, Jawa Tengah.KOMPAS.com/Labib Zamani Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo, Jawa Tengah.

Kerugian hampir Rp 1 miliar dialami dua pengusaha katering yang menjadi korban kasus dugaan penipuan order menu buka puasa.

Kuasa hukum korban, Kalono, mengungkapkan, terduga pelaku meminta korban agar mengirimkan menu buka puasa ke Masjid Sheikh Zayed selama Ramadhan 2024.

Hingga kini, terduga pelaku belum membayar pesanan itu sama sekali. Padahal, barang sudah dikirim semua.

"Total pesannya itu 28 hari. Total kerugian Rp 960 juta, dari dua katering," ucapnya, Jumat.

Menurut Kalono, korban dan terduga pelaku sudah kenal sejak lama. Mereka sering melakukan pertemuan sebelum adanya perjanjian atas pesanan itu.

Baca selengkapnya: Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

3. Makam korban pembunuhan Serda Adan dibongkar

Petugas berdoa sebelum membongkar makam Mr. X yang diyakini adalah Iwan Sutrisman, eks-casis TNI korban pembunuhan Serda Adan. Pembongkaran yang dilakukan pada Rabu (17/4/2024) ini bertujuan untuk memastikan jenazah yang dikubur adalah Iwan. Makam tanpa identitas tersebut berada di Tempat Permakaman Umum (TPU) Cemara, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia Petugas berdoa sebelum membongkar makam Mr. X yang diyakini adalah Iwan Sutrisman, eks-casis TNI korban pembunuhan Serda Adan. Pembongkaran yang dilakukan pada Rabu (17/4/2024) ini bertujuan untuk memastikan jenazah yang dikubur adalah Iwan. Makam tanpa identitas tersebut berada di Tempat Permakaman Umum (TPU) Cemara, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Makam "Mr. X", yang diyakini adalah Iwan Sutrisman Telaumbanua, eks calon siswa (casis) TNI AL korban pembunuhan Serda Adan, dibongkar pada Rabu (17/4/2024).

Isak tangis keluarga terdengar saat petugas menggali makam tanpa identitas di Tempat Permakaman Umum (TPU) Cemara, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Pengacara keluarga Iwan Sutrisman, Amizidihu Mendrofa, menjelaskan, keluarga sangat bersedih atas kematian Iwan. Ditambah lagi, Iwan dibunuh oleh Serda Adan, sosok yang telah dikenal oleh keluarga korban.

“Keluarga sangat merasa sedih karena tak menyangka nasib Iwan bisa seperti ini, pelaku (Serda Adan) sangat dekat sekali dengan keluarga, tak disangka ia tega melakukan hal ini,” ungkapnya, Rabu.

Pembongkaran makam ini bertujuan untuk memastikan jenazah yang dikubur adalah Iwan. Nantinya, DNA jenazah dicocokkan dengan DNA milik ayah Iwan.

Baca selengkapnya: Isak Tangis Keluarga di Makam Eks Casis TNI Korban Pembunuhan Serda Adan

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya

Laga Final Persib vs Madura, Polisi Pertebal Pengamanan

Laga Final Persib vs Madura, Polisi Pertebal Pengamanan

Regional
Jembatan Kawanua di Maluku Tengah Putus, Akses Transportasi 3 Kabupaten Lumpuh

Jembatan Kawanua di Maluku Tengah Putus, Akses Transportasi 3 Kabupaten Lumpuh

Regional
Trauma, Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar Takut Masuk Rumah

Trauma, Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar Takut Masuk Rumah

Regional
Detik-detik Waisak di Candi Borobudur, 866 Personel Gabungan Disiagakan

Detik-detik Waisak di Candi Borobudur, 866 Personel Gabungan Disiagakan

Regional
Remaja 16 Tahun di Buton Tengah Dicabuli 8 Orang Pria

Remaja 16 Tahun di Buton Tengah Dicabuli 8 Orang Pria

Regional
Pagi Ini Gunung Lewotobi Laki-laki 2 Kali Meletus

Pagi Ini Gunung Lewotobi Laki-laki 2 Kali Meletus

Regional
Wali Kota Makassar Danny Pomanto jadi Narasumber dan Penanggap di 10th WWF 2024

Wali Kota Makassar Danny Pomanto jadi Narasumber dan Penanggap di 10th WWF 2024

Regional
Kapal Nelayan Hilang Kontak di Perairan Rokan Hilir Riau, 2 Korban dalam Pencarian

Kapal Nelayan Hilang Kontak di Perairan Rokan Hilir Riau, 2 Korban dalam Pencarian

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Regional
Rangkaian Kegiatan Hari Raya Waisak 2024 di Candi Borobudur Magelang

Rangkaian Kegiatan Hari Raya Waisak 2024 di Candi Borobudur Magelang

Regional
Dikepung Warga, Penculik Bayi 7 Bulan di Dompu NTB Berhasil Ditangkap Polisi

Dikepung Warga, Penculik Bayi 7 Bulan di Dompu NTB Berhasil Ditangkap Polisi

Regional
Puncak Perayaan Waisak di Borobudur, Ada Festival Lampion Ramah Lingkungan

Puncak Perayaan Waisak di Borobudur, Ada Festival Lampion Ramah Lingkungan

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Ringan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com