Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral, Video Aksi Karyawan Perempuan di Semarang Kejar Pencuri Bermotor sampai Tubuh Tersungkur

Kompas.com - 15/04/2024, 16:45 WIB
Muchamad Dafi Yusuf,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Video yang memperlihatkan seorang karyawan perempuan di Alfamart di Tlogosari, Muktiharjo Kidul, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mengejar pencuri, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat seorang karyawan mencoba mempertahankan barang dari toko yang dicuri seorang pria berjaket merah. 

Baca juga: Komplotan Pencuri Sapi di Maluku Tengah Ditangkap, Ada yang Bertugas Survei Lokasi

Korban yang bernama Fani memegang pria yang sudah menaiki motor itu sampai tubuhnya tersungkur ke tanah. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 13 April 2024 pukul 14.00 WIB. 

Penjelasan pihak toko

Branch Manager Alfamart Cabang Rembang, Bambang Triyanto mengatakan, kejadian bermula saat Fani melihat seseorang mengambil barang tanpa membayar. 

"Berdasarkan pantauan di layar CCTV, salah satu karyawan kami mendapati seseorang yang mengambil beberapa barang dan keluar tanpa membayar," jelas Bambang melalui pesan WhatsApp, Senin (15/4/2024). 

Baca juga: Seorang Pencuri di Ponorogo Pakai Kostum Pocong untuk Takuti Warga

Melihat hal tersebut, Fani mencoba menghalangi orang yang kedapatan mengambil barang milik Alfamart tersebut. 

"Karyawan mencoba menghalangi orang itu untuk mengembalikan barang yang dicuri. Terjadi tarik-menarik seperti pada video," kata dia. 

Setelah kejadian tersebut, pihak Alfamart telah membantu pengobatan kepada korban. Selain itu, manajemen juga memberikan waktu istirahat untuk penyembuhan. 

"Dan memberikan apresiasi kepada karyawan dan tim toko" ujarnya. 

Baca juga: Pencuri Gagal Bobol Mesin ATM di Kota Solo, Polisi: Pelaku Beraksi Malam Hari

Saat ini, manajemen juga sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memburu pencuri. 

"Ini masih terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk menindaklanjuti peristiwa ini," imbuh dia. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Jadi Korban Banjir Sumbar, Ritawati: Saya Terus Memimpikan Suami yang Hilang

Jadi Korban Banjir Sumbar, Ritawati: Saya Terus Memimpikan Suami yang Hilang

Regional
Penampungannya Jadi Venue PON, Pengungsi Rohingya Dipindah dari Banda Aceh

Penampungannya Jadi Venue PON, Pengungsi Rohingya Dipindah dari Banda Aceh

Regional
Ada Perayaan Waisak 2024, Jam Kunjungan Wisata Candi Borobudur Berubah

Ada Perayaan Waisak 2024, Jam Kunjungan Wisata Candi Borobudur Berubah

Regional
Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Belasan Warung Remang-remang di Brebes Disegel Warga

Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Belasan Warung Remang-remang di Brebes Disegel Warga

Regional
Kala Prajurit Kopassus Dilantik Tanpa Didampingi Keluarga Usai Jalani Pendidikan di Nusakambangan

Kala Prajurit Kopassus Dilantik Tanpa Didampingi Keluarga Usai Jalani Pendidikan di Nusakambangan

Regional
Usai Santap Makanan Pengajian, Puluhan Warga di Brebes Keracunan Massal

Usai Santap Makanan Pengajian, Puluhan Warga di Brebes Keracunan Massal

Regional
Berkunjung ke Aceh, Menpora Diminta Tambah Anggaran PON Rp 531 Miliar

Berkunjung ke Aceh, Menpora Diminta Tambah Anggaran PON Rp 531 Miliar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Regional
Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Regional
Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com