Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Remaja Pelempar Kaca Mobil di Sambas Kalbar Ditangkap, Iseng agar Dapat Pengakuan

Kompas.com - 29/02/2024, 17:13 WIB
Hendra Cipta,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

SAMBAS, KOMPAS.com - Sebanyak lima remaja pelempar kaca mobil di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) ditangkap.

Kelima pelaku berinsial GN (20), RP (19), RK (19), AX (17), dan AN (17).

Kapolres Sambas AKBP Sugiyatmo mengatakan, motif pelaku iseng agar mendapat pujian dari teman-temannya.

“Kelima pelaku sudah kami amankan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Sugiyatmo dalam keterangan tertulis, Kamis (29/2/2024).

Baca juga: Polresta Magelang Bekuk 4 Pengedar Barang Haram, Puluhan Ribu Butir Pil Sapi Disita


Baca juga: Dinkes Kulon Progo Ungkap Peningkatan Gangguan Jiwa di Kalangan Pelajar, Bullying Jadi Salah Satu Penyebab

Pelaku mayoritas pelajar

Sugiyatmo menerangkan, perkara tersebut terungkap Rabu (28/2/2024).

Saat itu warga melaporkan, kaca mobilnya dilempar menggunakan batu saat melintasi Jalan Raya Sambas.

Hasil penyelidikan, sejumlah pengguna jalan yang melintas telah menjadi korban, setidaknya sejak Senin (26/2/2024).

“Para pelaku ini menggunakan sepeda motor saat beraksi. Targetnya random,” katanya lagi.

Atas perbuatannya, kelima pelaku dijerat Pasal 70 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Menurut Sugiyatmo, kelima pelaku sebagian besar berstatus pelajar.

“Saat ini saksi-saksi sedang kami periksa, barang bukti yang diamankan, berula 3 unit sepeda motor beserta helm, 5 unit handphone, 2 buah batu, dan beberapa pecahan kaca mobil korban,” pungkasnya.

Baca juga: Jadi Korban Pelecehan Payudara, Mahasiswi di Semarang Mengurung Diri karena Trauma

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Sumur Minyak ilegal di Aceh Timur Meledak

Sumur Minyak ilegal di Aceh Timur Meledak

Regional
Suami Bunuh Istri dengan Sikat Gigi, Terancam Hukuman Mati

Suami Bunuh Istri dengan Sikat Gigi, Terancam Hukuman Mati

Regional
Residivis di Sukabumi Mencuri Motor, Cuma Butuh 2-3 Menit

Residivis di Sukabumi Mencuri Motor, Cuma Butuh 2-3 Menit

Regional
Alasan Wabup Wonogiri Daftar Penjaringan Cabup Pilkada 2024 di PDI-P

Alasan Wabup Wonogiri Daftar Penjaringan Cabup Pilkada 2024 di PDI-P

Regional
Soal Dugaan Pungli Rekrutmen Karyawan Satpol PP, Bupati Kebumen: Ditaksir Mencapai Rp 70 Juta

Soal Dugaan Pungli Rekrutmen Karyawan Satpol PP, Bupati Kebumen: Ditaksir Mencapai Rp 70 Juta

Regional
Menko Polhukam Pastikan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Terus Berlanjut

Menko Polhukam Pastikan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Terus Berlanjut

Regional
Yance Rumbino, Pencipta Lagu “Tanah Papua” Tutup Usia

Yance Rumbino, Pencipta Lagu “Tanah Papua” Tutup Usia

Regional
Kisah Pilu Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal karena Tolak Diajak Berhubungan Badan

Kisah Pilu Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal karena Tolak Diajak Berhubungan Badan

Regional
Iriana Beli Anting dan Bros Usai Panen Mutiara di Lombok

Iriana Beli Anting dan Bros Usai Panen Mutiara di Lombok

Regional
Mahasiswanya Diduga Plagiat Skripsi, UM Palembang Bentuk Tim Investigasi

Mahasiswanya Diduga Plagiat Skripsi, UM Palembang Bentuk Tim Investigasi

Regional
Sisa Anggaran Pilkada Bangka Belitung Bakal Dibangun Rumah Warga Miskin

Sisa Anggaran Pilkada Bangka Belitung Bakal Dibangun Rumah Warga Miskin

Regional
Iriana Jokowi Lepas 300 Ekor Tukik di Pantai Elak-elak Lombok

Iriana Jokowi Lepas 300 Ekor Tukik di Pantai Elak-elak Lombok

Regional
Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis di Semarang Ramai-ramai 'Gembok' Kantor DPRD Jawa Tengah dan Taburkan Mawar

Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis di Semarang Ramai-ramai 'Gembok' Kantor DPRD Jawa Tengah dan Taburkan Mawar

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Malam Ini, Status Waspada

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Malam Ini, Status Waspada

Regional
Semua Rencana Telah Dijalankan, Pemkab Blora Optimistis Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen pada 2024

Semua Rencana Telah Dijalankan, Pemkab Blora Optimistis Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen pada 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com