Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polresta Magelang Bekuk 4 Pengedar Barang Haram, Puluhan Ribu Butir "Pil Sapi" Disita

Kompas.com - 28/02/2024, 20:49 WIB
Egadia Birru,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Magelang menyita puluhan ribu butir pil yarindo atau pil sapi.

Pil-pil tersebut disita dari empat tersangka.

Para tersangka kasus peredaran narkoba tersebut yakni YT, EP, dan GS yang masing-masing dari Kecamatan Muntilan, Borobudur, dan Dukun di Kabupaten Magelang.

Satu tersangka adalah RR, warga Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Baca juga: Cerita Kurir Sabu Jaringan Fredy Pratama, Diberi Upah Ratusan Juta Sekali Antar

Kapolresta Magelang, Kombes Mustofa mengatakan, kasus peredaran narkoba tersebut diungkap di dua tempat.

Tempat kejadian perkara (TKP) pertama di rumah YT, sedangkan TKP kedua di rumah RR di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari TKP di Muntilan, polisi berhasil membeslah 5.800 butir pil sapi. Sementara, di Jakarta Utara, polisi menyita pil sapi sebanyak 20.000 butir.

“Sehingga, total BB (barang bukti) yang kami amankan 25.800 butir (pil sapi),” ucap Mustofa dalam konferensi pers, Rabu (28/2/2024).

Baca juga: Campur Etanol dengan Sirup, 4 Pemuda di Semarang Tewas


Barang bukti lainnya

Polisi juga menyita barang narkotika lain dari keempat tersangka, yakni 2.000 butir pil dextro, 500 butir trihexyphenidyl, serta 1.500 butir tramadol.

Mustofa membeberkan, YT dan EP menjual pil sapi di wilayah Kabupaten Magelang seharga Rp 1,2 juta per 1.000 butir.

Keduanya mendapat pasokan pil sapi dari GS seharga Rp 600.000 dengan takaran sama.

Baca juga: Polda Jateng Bongkar Peredaran 52 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama Lintas Jawa-Sumatera

GS sendiri membelinya dari RR dengan harga Rp 500.000 per 1.000 butir.

“Pengungkapannya pada 19 Februari 2024 sekira pukul 18.30 WIB. Kami berhasil menangkap YT dan EP di rumahnya YT di Desa Tamanagung, Muntilan,” jelasnya.

Sementara itu, YT mengaku, selalu menjual pil sapi dalam bentuk botol dan tidak eceran. Per botol berisi 1.000 butir.

“Satu botol saya jual Rp 1,2 juta,” ucapnya.

Keempat tersangka disangkakan Pasal 435 UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Mereka diancam hukuman 12 tahun penjara.

Baca juga: Cara Jaringan Fredy Pratama Edarkan 52 Kg Narkoba Lintas Sumatera-Jawa, Diangkut Mobil Boks Minuman

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Regional
Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Regional
Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Regional
Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Regional
Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Regional
39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

Regional
Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Regional
Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Regional
Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Regional
Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Regional
Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Regional
Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Regional
Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com