Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Respons Gibran soal Simulasi Makan Siang Gratis di Tangerang

Kompas.com - 29/02/2024, 16:34 WIB
Labib Zamani,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menanggapi simulasi program makan siang gratis yang telah dilakukan di Tangerang.

Dia menilai simulasi dilakukan agar program tersebut bisa berjalan dengan baik. Apabila ada kekurangan dalam program ini akan dievaluasi.

"Apa pun itu kita pengin program ini bisa berjalan dengan baik, bisa tepat sasaran. Untuk nanti masalah anggaran, pelaksanaannya seperti apa ya nanti didiskusikan lagi. Jika ada kekurangan dievaluasi lagi," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Kamis (29/2/2024).

Baca juga: Pemerintahan Jokowi Uji Coba Makan Siang Gratis untuk SD dan SMP di Tangerang

Mengenai apakah simulasi makan siang gratis juga akan dilaksanakan di Solo, Wali Kota Solo ini tak menjelaskan secara detail.

Putra sulung Presiden Jokowi itu mengaku terburu-buru menemui KGPAA Mangkunegara X di Pura Mangkunegaran.

"Ya nanti, ya. Tenang aja. Wis, wis, tak neng Mangkunegaran (sudah, sudah tak ke Mangkunegaran). Ditunggu Kanjeng Gusti (Mangkunegara X)," ungkap Gibran.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengikuti pilot project atau simulasi program makan siang gratis di SMPN 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/2/2024).

Airlangga tampak didampingi oleh Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran, Ahmed Zaki Iskandar.

Airlangga membantah saat ditanya apakah simulasi program makan siang ini adalah implementasi salah satu yang dibahas saat sidang kabinet di Istana, Airlangga membantah.

Ia mengaku kehadirannya adalah memenuhi undangan dari Pj Bupati Kabupaten Tangerang Andi Ony.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

ASDP Catat, 448.514 Penumpang dari Sumatera Belum Kembali ke Jawa

ASDP Catat, 448.514 Penumpang dari Sumatera Belum Kembali ke Jawa

Regional
26.000 Orang Kunjungi Wisata Lawang Sewu Semarang

26.000 Orang Kunjungi Wisata Lawang Sewu Semarang

Regional
Pj Gubernur Banten Terbitkan SE soal WFH Usai Libur Lebaran

Pj Gubernur Banten Terbitkan SE soal WFH Usai Libur Lebaran

Regional
KDRT di Magelang, Istri Dianiaya Suami, 2 Anaknya Histeris

KDRT di Magelang, Istri Dianiaya Suami, 2 Anaknya Histeris

Regional
Identitas Mayat Perempuan dengan Wajah Tertutup Plastik Terungkap, Korban Warga Karanganyar

Identitas Mayat Perempuan dengan Wajah Tertutup Plastik Terungkap, Korban Warga Karanganyar

Regional
Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang

Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Palembang

Regional
Walhi Bengkulu: Hentikan Rencana Penambangan Emas di Kabupaten Seluma

Walhi Bengkulu: Hentikan Rencana Penambangan Emas di Kabupaten Seluma

Regional
Warga Mukomuko Diancam Bui 3 Bulan jika Lepas Hewan Ternak ke Jalan

Warga Mukomuko Diancam Bui 3 Bulan jika Lepas Hewan Ternak ke Jalan

Regional
Suami, Istri, dan 2 Anaknya Ditemukan Tewas di Mobil Terjebak Lumpur di Jambi

Suami, Istri, dan 2 Anaknya Ditemukan Tewas di Mobil Terjebak Lumpur di Jambi

Regional
TNI AU Sediakan Pesawat Gratis untuk Prajurit AU Kembali ke Perbatasan

TNI AU Sediakan Pesawat Gratis untuk Prajurit AU Kembali ke Perbatasan

Regional
Cerita Penumpang Terpaksa Menginap di Terminal Purwokerto karena Bus Telat akibat Terjebak Macet

Cerita Penumpang Terpaksa Menginap di Terminal Purwokerto karena Bus Telat akibat Terjebak Macet

Regional
Urai Macet Ajibarang, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan 'One Way'

Urai Macet Ajibarang, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan "One Way"

Regional
Puncak Kunjungan Wisatawan di Demak Diprediksi 16 April, Obyek Wisata Religi Jadi Fokus Pengamanan

Puncak Kunjungan Wisatawan di Demak Diprediksi 16 April, Obyek Wisata Religi Jadi Fokus Pengamanan

Regional
Libur Lebaran 2024, 17.000 Wisatawan Melancong ke Sabang

Libur Lebaran 2024, 17.000 Wisatawan Melancong ke Sabang

Regional
Penangkapan Buronan Kasus Pembakaran Rumah, Mobil Polisi Malah Dirusak Warga

Penangkapan Buronan Kasus Pembakaran Rumah, Mobil Polisi Malah Dirusak Warga

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com