Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembunuh Dosen UIN Raden Mas Said Solo Divonis Penjara Seumur Hidup

Kompas.com - 29/02/2024, 16:26 WIB
Labib Zamani,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Dwi Ferianto (23), terdakwa kasus pembunuhan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Solo, Wahyu Dian Silviani divonis penjara seumur hidup.

Vonis tersebut dibacakan dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Deni Indrayana di Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (29/2/2024).

JPU Hendra Oki Dwi Prasetya membenarkan, vonis penjara seumur hidup kepada terdakwa Dwi Ferianto tersebut.

Sidang pembacaan vonis sendiri dilaksanakan tepat pada pukul 10.00 WIB.

"Sidang tadi tepat jam 10 pagi sudah dimulai. (Dipimpin) Hakim Ketua Pak Deni Indrayana," kata Hendra Oki dihubungi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Pembunuh Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta Ditangkap, Diduga Sakit Hati

Hendra Oki menyampaikan, majelis hakim memiliki penilaian sendiri sehingga menjatuhkan vonis seumur hidup kepada terdakwa.

"Pada intinya kalau unsurnya majelis hakim hampir sama (JPU). Tapi kalau untuk pertimbangan-pertimbangan kenapa harus dihukum seumur hidup itu ada penilaian tersendiri dalam mejelis hakim selama dipersidangan," terang dia.

Majelis hakim mempertimbangkan alasan vonis penjara seumur hidup karena perbuatan yang dilakukan terdakwa termasuk membahayakan masyarakat.

"Ada penilaian majelis hakim juga mengenai bentuk ketenangan dari terdakwa ini apakah itu merupakan rasa penyesalan, atau suatu ketenangan yang dimiliki terdakwa ini memang tidak bisa diukur. Sehingga itu yang dikhawatirkan. Kenapa nanti kalau seandainya terdakwa ini masih ada di tengah-tengah masyarakat. Majelis hakim menilai untuk kepentingan perlindungan masyarakat luas makanya sudah layak dengan vonis seumur hidup," ungkap dia.

Baca juga: Pro dan Kontra Hukuman Mati


Pelaku merasa sakit hati

Lebih lanjut, Hendra menilai, bahwa vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim kepada terdakwa sudah sesuai dengan yang diharapkan JPU.

"Iya (sudah sesuai)," jelas dia.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan ini terjadi bermula pada Senin (21/8/2023).

Awalnya, pelaku sedang merenovasi rumah milik korban di sebuah perumahan di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo.

Selama proses renovasi dilakukan, korban tinggal di rumah milik temannya yang bersebelahan dengan rumah korban.

Pada saat pelaku sedang memasang batu bata bersama dengan teman-temannya, datanglah korban ke lokasi untuk mengecek proses renovasi rumah miliknya.

Halaman:


Terkini Lainnya

Pilkada Pangkalpinang 2024, Mantan Wali Kota hingga Dosen Mendaftar lewat PDIP

Pilkada Pangkalpinang 2024, Mantan Wali Kota hingga Dosen Mendaftar lewat PDIP

Regional
Alasan Istri Korban Tewas Diterkam Harimau Minta Pemilik Satwa Dihukum Ringan

Alasan Istri Korban Tewas Diterkam Harimau Minta Pemilik Satwa Dihukum Ringan

Regional
Siswi Tak Boleh Ujian gara-gara Tunggakan Rp 50.000, Ombudsman NTT: Jangan Pakai Logika Bisnis

Siswi Tak Boleh Ujian gara-gara Tunggakan Rp 50.000, Ombudsman NTT: Jangan Pakai Logika Bisnis

Regional
Perkosa Tetangga, Tokoh Masyarakat di Lampung Ditangkap Polisi

Perkosa Tetangga, Tokoh Masyarakat di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Sopir dan Kernet Diduga Kabur Usai Busnya Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Sopir dan Kernet Diduga Kabur Usai Busnya Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Kantor Satpol PP Halmahera Selatan Terbakar

Kantor Satpol PP Halmahera Selatan Terbakar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Regional
Kesaksian Warga soal Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Kesaksian Warga soal Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
[POPULER REGIONAL] Teka Teki Kematian Aldony, Mahasiswa Asal Bandung | Update Dampak Erupsi Gunung Ruang

[POPULER REGIONAL] Teka Teki Kematian Aldony, Mahasiswa Asal Bandung | Update Dampak Erupsi Gunung Ruang

Regional
Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com