Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ganjar "Sakit Perut" Lewati Jalan Rusak di Lampung Selatan

Kompas.com - 22/01/2024, 15:02 WIB
Tri Purna Jaya,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com- Calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyebut "sakit perut" saat melewati jalan rusak dalam lawatannya di Lampung Selatan.

Jalan rusak itu dilalui Ganjar ketika menuju Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotussolihin, Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas, Senin (22/1/2024) siang.

Pantauan Kompas.com, kondisi jalan yang rusak ini terjadi mulai masuk Kecamatan Palas dari akses exit Tol Kalianda, sekitar 7 kilometer.

Baca juga: Kantor Pemenang Tender Jalan Rusak di Lampung Tak Sesuai Alamat, KPPU: Indikasi Persekongkolan

Jalan lingkungan dengan lebar sekitar 2,5 meter sampai 4 meter itu terlihat tidak mulus. Beberapa lubang dengan diameter mencapai 1,5 meter tampak baru ditimbun.

Terkait kondisi ini, Ganjar sempat berseloroh mobil yang ditumpangi tidak mampu melaju kencang karena jalan rusak.

"Mobil bagus, berapapun harganya kalau lewat jalan rusak, sakit perut, sama saja toh," kata Ganjar.

Dia pun mengatakan, untuk mengatasi infrastruktur yang rusak ini, pemerintah lah yang harus berhemat.

"Siapa yang harus hemat? pemimpinnya bukan rakyatnya," katanya.

Baca juga: Rumah Tua di Dalam Gang Ini Dijadikan Alamat Pemenang Tender Rp 5 Miliar Jalan Rusak di Lampung

Ganjar sempat mengisahkan kembali saat dia baru menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dahulu.

Ketika itu staf gubernur menawarkan mobil baru sebagai kendaraan operasional gubernur.

"Ada anggaran, jumlahnya fantastis Rp 6 miliar, saya tanya buat berapa mobil, dijawab staf hanya untuk 3 mobil saja," katanya.

Ketika itu Ganjar menolak dan meminta agar dibelikan mobil dengan budget maksimal Rp 300 juta.

"Di desa jalan rusak, masyarakat marah protes, apa iya tega membeli mobil bagus? Jadi saya bilang, beli Kijang saja, cuma Rp 300 juta, jadi Rp 1,5 m dapat mobil 5 unit," tambahnya.

"Sisanya? Pakai bangun jalan itu lho. Jalannya dicor," kata Ganjar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com