Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gara-gara Mi Instan, Adik Tusuk Kakak hingga Tewas, Korban Sempat Cekik dan Tampar Pelaku

Kompas.com - 11/04/2023, 10:40 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - AL, remaja 15 tahun asal Desa Karang Agung, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan diamankan polisi karena menusuk sang kaka, Rivan (27) hingga tewas.

Peristiwa yag terjadi pada Sabtu (8/4/2023) dini hari itu dipicu hal sepela yakni sebungkus mi instan.

Awalnya pada Sabtu dini hari pelaku AL pergi ke warung untuk membeli sebungkus mi instan untuk sahur.

Lalu AL pulang ke rumah untuk memasak mi instan tersebut. Saat tahu adiknya hanya membeli sebungkus mi instan, korban Rivan marah.

Baca juga: Gara-gara Sebungkus Mie Instan, Adik Aniaya Kakak Kandung hingga Tewas di Muba

Ia kemudian menampar dan mencekik pipi pelaku yang masih berusia 15 tahun utu.

Kapolsek Lalan, Iptu Hasurungan Hutajulu mengatakan pelaku yang emosi dengan tindakan sang kakak langsung menusuk perut Rivan dengan pisau yang ia pegang.

“Karena saat itu pelaku sedang memotong bawang dan sayur untuk memasak mie, pisau itu langsung dihunuskan ke korban hingga membuatnya terkapar,” tutur Kapolsek, Senin (10/4/2023).

Menurut Hasurungan, melihat kakaknya terkapar bersimbah darah, keluarga dan pelaku membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Namun luka yang dialami korban cukup parah hingga pemuda berusia 27 tahun itu dinyatakan tewas.

Baca juga: Adik Tusuk Kakak Kandung Sampai Tewas di Tasikmalaya, Korban Baru Pulang Kerja di Perantauan

“Barang bukti pisau yang digunakan sudah kami sita. Motif pembunuhan ini karena korban kesal pelaku hanya beli mie satu bungkus,” ujarnya.

Setelah kejadian, polisi yang mendapatkan laporan peristiwa tersebut langsung datang menjemput pelaku.

AL pun kini dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses pemeriksaan. Atas perbuatannya ia diancam pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

“Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan,” jelas Kapolsek.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Aji YK Putra | Editor : Reni Susanti)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com