Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kecewa dengan Pergantian Ketua DPW, Sejumlah Pengurus Partai Perindo NTB Bakar Seragam dan KTA

Kompas.com - 12/02/2023, 15:08 WIB
Idham Khalid,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

MATARAM, KOMPAS.com- Aksi bakar seragam dan kartu anggota (KTA) dilakukan oleh lima pengurus lama Partai Perindo NTB. Aksi ini merupakan buntut dari kekecewaan terkait adanya pergantian Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NTB dari yang sebelumnya dijabat Lalu Athari Fathullah berpindah tangan ke Muhammad Khairul Rizal.

Pembakaran tersebut dilakukan  pada Jumat (10/2/2023) sore. Pergantian pemimpin partai di tubuh Perindo Wilayah NTB pada 27 Januari 2023 lalu.

"Aksi bakar baju itu simbol kekecewaan dari kita pengurus lama yang kita ekspresikan dengan bakar baju, dan kartu anggota," kata Mantan Sekertaris DPW Perindo Abdul Majid dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (12/2/2023).

Baca juga: Hengkang dari NasDem, Suami Wagub NTB Jadi Ketua DPW Perindo

Majid menilai DPP Perindo tidak menghargai kerja keras pengurus lama yang telah berjuang membangun partai Perindo untuk persiapan Pileg 2024 mendatang.

"Ini keputusan yang kita bilang tidak menghargai dari keringat DPW dan DPD NTB lama. Ini keputusan sepihak," cetus Majid.

Majid menyebutkan, semua pengurus lama belum menerima SK (surat keputusan) pergantian Ketua DPW Perindo NTB yang baru.

"SK baru belum kami lihat. Bentuk fisik SK barunya Pak Rizal yang dikeluarkan Pimpinan Pusat Partai. Sampai hari ini kami tidak ada surat pemberhentian pencabutan SK yang lama dari DPP," kata Majid.

Dia mengatakan sejumlah pengurus lama menyatakan keluar dari Partai Perindo. 

"Ya mengawali omongan saya di situ. Saya selaku sekretaris wilayah sampai tadi sore mengundurkan diri. Setelah bakar baju saya resmi keluar begitu. Saya sekarang bukan pengurus dan anggota lagi," kata Majid.

Selain dirinya, pengurus  DPW NTB yang keluar yakni, Ketua DPW Perindo NTB Lalu Athari Fathullah, Bendahara DPW Perindo NTB Zumroni, Wakil Ketua Bidang pemberdayaan perempuan dan Wakil Ketua Bidang Sosial Kesejahteraan .

"Saya belum pernah liat apa bentuk SKnya. Di SK itu kan ada klausulnya. Jika SK Pak Rizal tunggal jelas untuk menyusun kepengurusan. Tapi kita sebagai pengurus lama tidak pernah diperlihatkan oleh DPP. Dan DPP tidak pernah kasi kita. Tidak pernah kita lihat," ujar Majid.

Di sisi lain, kelima pengurus lama yang menyatakan keluar dari Partai Perindo ini dengan alasan membawa rasa kekecewaan.  

"Artinya secara de facto de jure ini saya masih Sekwil. Saya masih pegang SK saya. Tapi pengunduran diri ini atas nama Sekwil dan atas nama anggota saya mengundurkan diri," kata Majid.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

KLB Diare di Pesisir Selatan Sumbar, Ada 150 Kasus dan 4 Orang Meninggal

KLB Diare di Pesisir Selatan Sumbar, Ada 150 Kasus dan 4 Orang Meninggal

Regional
Guru Honorer di Maluku Dipecat Setelah 11 Tahun Mengabdi, Pihak Sekolah Berikan Penjelasan

Guru Honorer di Maluku Dipecat Setelah 11 Tahun Mengabdi, Pihak Sekolah Berikan Penjelasan

Regional
Pikap Pelat Merah Angkut Ribuan Liter Miras di Gorontalo

Pikap Pelat Merah Angkut Ribuan Liter Miras di Gorontalo

Regional
Pengantin Wanita Tak Datang di Pernikahan, Pria di Lamongan Rugi Rp 24 Juta, Kenal di Medsos

Pengantin Wanita Tak Datang di Pernikahan, Pria di Lamongan Rugi Rp 24 Juta, Kenal di Medsos

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalur Ende-Wolotopo NTT Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalur Ende-Wolotopo NTT Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kronologi Pembunuhan Wanita PSK di Kuta Bali, Korban Ditikam dan Dimasukkan dalam Koper

Kronologi Pembunuhan Wanita PSK di Kuta Bali, Korban Ditikam dan Dimasukkan dalam Koper

Regional
7 Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Daftar di PDI-P untuk Pilkada Pemalang

7 Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Daftar di PDI-P untuk Pilkada Pemalang

Regional
Kades Terdakwa Kasus Pemerkosaan di Mamuju Divonis Bebas, Kejari Ajukan Kasasi

Kades Terdakwa Kasus Pemerkosaan di Mamuju Divonis Bebas, Kejari Ajukan Kasasi

Regional
Kakak Angkat di Ambon Bantah Telantarkan Adik di Indekos

Kakak Angkat di Ambon Bantah Telantarkan Adik di Indekos

Regional
7 Pria Perkosa Anak di Bawah Umur di Bangka, 5 Pelaku Masih Buron

7 Pria Perkosa Anak di Bawah Umur di Bangka, 5 Pelaku Masih Buron

Regional
Ibu dan Anak di Ende Tertimpa Material Longsor, 1 Tewas

Ibu dan Anak di Ende Tertimpa Material Longsor, 1 Tewas

Regional
Diduga Dipukuli Anak Kandung Pakai Kursi, Ibu di Palembang: Lama-lama Saya Bisa Mati karena Dia

Diduga Dipukuli Anak Kandung Pakai Kursi, Ibu di Palembang: Lama-lama Saya Bisa Mati karena Dia

Regional
Marliah Kaget Tiba-tiba Jadi WNA Malaysia, Padahal Tak Pernah ke Luar Negeri

Marliah Kaget Tiba-tiba Jadi WNA Malaysia, Padahal Tak Pernah ke Luar Negeri

Regional
Marliah Kaget Tiba-tiba Jadi WNA Malaysia, Padahal Tak Pernah ke Luar Negeri

Marliah Kaget Tiba-tiba Jadi WNA Malaysia, Padahal Tak Pernah ke Luar Negeri

Regional
Sebelum Mutilasi Istrinya, Tarsum Sempat Titipkan Anak dan Ingin Merantau ke Kalimantan

Sebelum Mutilasi Istrinya, Tarsum Sempat Titipkan Anak dan Ingin Merantau ke Kalimantan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com