Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemda Lebong Sewa Yusril Rp 5,8 Miliar untuk Konflik Tapal Batas dengan Bengkulu Utara

Kompas.com - 15/01/2023, 09:57 WIB
Firmansyah,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

BENGKULU, KOMPAS.com - Pemda Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, menyewa Yusril Ihza Mahendara sebagai kuasa hukum guna menyelesaikan persoalan tapal batas antara Kabupaten Lebong dan Bengkulu Utara, Jumat (13/1/2023)

Keseriusan Pemda Lebong mengambil kembali wilayahnya yang masuk Kabupaten Bengkulu Utara tidak tanggung-tanggung. Sebanyak Rp 5,8 miliar APBD digelontorkan pada Firma Hukum Ihza dan Ihza Law Firm.

Baca juga: KPU Nilai Masalah Tapal Batas Berisiko Picu Konflik Saat Pemilu 2024 di Maluku

Keputusan menyewa Yusril Ihza Mahendra ini dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda Lebong, Mustarani.

Menurutnya, kontrak dengan Yusril telah ditandatangani sejak 2022, namun pada Jumat (13/1/2023), Surat Kuasa Khusus (SKK) dan nota kesepakatan telah ditandatangani bersama antara Bupati Lebong, Kopli Ansori dan Yusril Ihza Mahendra.

"Benar, SKK sudah ditandatangani antara bupati dan Yusril Ihza Mahendra. Selanjutnya semua urusan tapal batas kita serahkan pada kuasa hukum," jelas Mustarani saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (14/1/2023).

Konflik tapal batas antara Kabupaten Lebong dan Bengkulu Utara berlangsung lama, terlebih ketika keluarnya Peraturan Mendagri Nomor 20 Tahun 2015. Akibat Permendagri itu, sejumlah desa di Kabupaten Lebong masuk ke wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.

Secara sejarah dan perkembangan Kabupaten Lebong, sejumlah desa yang masuk dalam wilayah Kabupaten Bengkulu Utara memiliki historis kuat pada Kabupaten Lebong.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemda Lebong agar sejumlah desa tersebut kembali ke wilayah mereka. Mediasi dan fasilitasi dilakukan sejumlah pihak mulai dari gubernur, anggota DPD dan DPR-RI hingga pihak Kemendagri namun belum membuahkan hasil.

Konflik juga meruncing dengan beberapa kali warga Lebong melakukan aksi unjuk rasa serta pemasangan gapura tapal batas di desa yang masuk Kabupaten Bengkulu Utara, namun gapura dirobohkan karena melanggar isi Permendagri Nomor 20 tahun 2015.

Desakan masyarakat memutuskan Bupati Lebong, Kopli Ansori menggelontorkan APBD sebesar Rp 5,8 miliar menyewa Yusril Ihza Mahendra untuk melakukan langkah hukum.

Baca juga: Cerita Ki Hajar, Mengabdi 52 Tahun Sebagai Guru Honorer di Tapal Batas Bandung Barat dengan Upah Minim

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Regional
Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Regional
Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Regional
2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

Regional
Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Regional
Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Nekatnya Warga Sragen, Curi Sapi Lalu Dijual di Medsos

Nekatnya Warga Sragen, Curi Sapi Lalu Dijual di Medsos

Regional
Klaim Sepakat Koalisi, PKB Minta Ketua DPC Gerindra Jadi Calon Wakil Bupati Pilkada Demak

Klaim Sepakat Koalisi, PKB Minta Ketua DPC Gerindra Jadi Calon Wakil Bupati Pilkada Demak

Regional
Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Regional
Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Regional
Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Regional
Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Regional
Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Regional
Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Regional
SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com