Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasca-bom Bunuh Diri di Bandung, Pangkogabwilhan II Cek Langsung Kesiapan Pengamanan Pernikahan Kaesang-Erina di Solo

Kompas.com - 07/12/2022, 18:59 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Ribuan personel gabungan TNI dan Polri disiagakan saat acara pernikahan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono yang digelar di Kota Solo dan Yogyakarta.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II, Marsdya TNI Andyawan Martono, ditemani Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi, melakukan apel gelar pasukan di Stadion Manahan, pada Rabu (7/12/2022).

Sebanyak 10.800 personel gabungan yang tersebar di Kota Solo dan Yogyakarta dikerahkan dalam pengamanan pernikahan keluarga Presiden Jokowi itu.

Baca juga: Jelang Pernikahan Kaesang dan Erina, Jalan Depan Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Diaspal Ulang

"Kita cek kesiapan acara yang dilaksanakan ini. Kita harapkan aman dan lancar. Kita mengimbau untuk masyarakat Soloraya dan sekitarnya marilah kita berkerja sama, apa yang menjadi kegiatan kita bersama dan Pak Presiden ini berjalan lancar," kata Pangkogabwilhan II, Marsdya TNI Andyawan Martono, setelah mengecek kesiapan personel.

Selai itu, ia menekan personel gabungan akan bertindak secara humanis dan tidak meninggalkan tradisi kearifan lokal dalam pengamanan.

"Jogja dan Solo, mari kita berdoa bersama agar ini menjadi ibadah kita bersama," jelasnya.

Sementara itu, terkait antisipasi ancaman pasca-bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Pangkogabwilhan II melakukan edukasi atas dampak adanya aksi teror tersebut.

"Bahwa itu hal-hal yang tidak baik. Ada fasilitas terbuka dari pemerintah yakni TNI dan Polri untuk menyampaikan segala sesuatu.10.800 personel dengan beberapa peralatan tidak ingin hal-hal buruk terjadi," tegasnya.

Selain dari TNI dan Polri, Marsdya TNI Andyawan mengatakan pihaknya juga berkerja sama dengan sejumlah stakeholder terkait seperti, dari Satpol-PP, Pemadaman Kebakaran, PLN, dan sebagainya bergabung menjadi satu dalam pengamanan ini.

Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengatakan peningkatan keamanan sudah dilaksanakan. Bahkan, adanya antisipasi penebalan personel di beberapa titik pengaman.

"Pada prinsipnya, tidak ada sejengkal tanah pun yang diawasi oleh anggota intelejen kita. Sehingga negara hadir, dan negera tidak boleh kalah dari kegiatan terorisme. Saya Kapolda jamin keamanan dan keselamatan kegiatan ini," tegasnya.

Disisi lain, dalam kegiatan pernikahan Kaesang Pangarep ini bakal dihadiri sekitar 6.000 tamu undangan yang bakal hadir dalam tasyakuran di Puro Mangkunegaran.

Khusus di Solo, acara adat ngunduh mantu akan digelar di Loji Gandrung, kemudian melakukan kirab menuju Puro Mangkunegaran.

Selama kirab ini, bakal mengundang ribuan warga karena ada 9 panggung hiburan dan pembagian makanan dan sovenir penikahan kedua mempelai. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tabrak Tiang Lampu, Pembonceng Sepeda Motor Asal Semarang Tewas di TKP

Tabrak Tiang Lampu, Pembonceng Sepeda Motor Asal Semarang Tewas di TKP

Regional
Tembok Penahan Kapela di Ende Ambruk, 2 Pekerja Tewas

Tembok Penahan Kapela di Ende Ambruk, 2 Pekerja Tewas

Regional
Kekecewaan Pedagang di Pasar Apung 3 Mardika, Sudah Bayar Rp 30 Juta tapi Dibongkar

Kekecewaan Pedagang di Pasar Apung 3 Mardika, Sudah Bayar Rp 30 Juta tapi Dibongkar

Regional
El Nino Geser Pola Tanam, Bupati Blora Apresiasi Bantuan 164 Pompa Air dari Kementan

El Nino Geser Pola Tanam, Bupati Blora Apresiasi Bantuan 164 Pompa Air dari Kementan

Regional
Pabrik Narkoba di Rumah Elit Surabaya Ternyata Jaringan Malaysia, Produksi 6,87 Juta Butir Obat Terlarang

Pabrik Narkoba di Rumah Elit Surabaya Ternyata Jaringan Malaysia, Produksi 6,87 Juta Butir Obat Terlarang

Regional
Tiga Kader dan Seorang Kades Berebut Rekomendasi PDI-P Maju Pilkada Serentak 2024 di Sukoharjo, Siapa Saja Mereka?

Tiga Kader dan Seorang Kades Berebut Rekomendasi PDI-P Maju Pilkada Serentak 2024 di Sukoharjo, Siapa Saja Mereka?

Regional
Nabung Bertahun-tahun, Penjual Air Galon Isi Ulang Ini Akhirnya Bisa Naik Haji

Nabung Bertahun-tahun, Penjual Air Galon Isi Ulang Ini Akhirnya Bisa Naik Haji

Regional
Di Workshop International WWF 2024, Danny Pomanto Bahas Sombere' dan Smart City

Di Workshop International WWF 2024, Danny Pomanto Bahas Sombere' dan Smart City

Regional
Eks Pimpinan Bank Pelat Merah di Riau Ditangkap, Diduga Korupsi Dana KUR Rp 46,6 M

Eks Pimpinan Bank Pelat Merah di Riau Ditangkap, Diduga Korupsi Dana KUR Rp 46,6 M

Regional
Eks Dirut BUMD Sumsel Dituntut 4,5 Tahun Penjara Terkait Dugaan Korupsi 18 M

Eks Dirut BUMD Sumsel Dituntut 4,5 Tahun Penjara Terkait Dugaan Korupsi 18 M

Regional
Eks Wakil Ganjar Pranowo Jadi Orang Pertama yang Daftar Penjaringan Pilkada Jateng di PDI-P

Eks Wakil Ganjar Pranowo Jadi Orang Pertama yang Daftar Penjaringan Pilkada Jateng di PDI-P

Regional
Pantura Sayung Demak Terancam Tenggelam jika Banjir Rob Tidak Segera Tertangani

Pantura Sayung Demak Terancam Tenggelam jika Banjir Rob Tidak Segera Tertangani

Regional
Sakit Hati, Pria di Magelang Otaki Pembakaran Motor dan Pencurian Mobil

Sakit Hati, Pria di Magelang Otaki Pembakaran Motor dan Pencurian Mobil

Regional
Kronologi Pria Bunuh Kakek dan Cucu di Situbondo, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Kronologi Pria Bunuh Kakek dan Cucu di Situbondo, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Regional
Harimau Diduga Penerkam Petani di Lampung Tertangkap di Kandang Jebak

Harimau Diduga Penerkam Petani di Lampung Tertangkap di Kandang Jebak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com