Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penculik Bocah Kelas 2 SD di Banjarnegara Ditangkap, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Kompas.com - 11/11/2022, 14:39 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Terduga pelaku penculikan anak kelas 2 Sekolah Dasar (SD) di Desa Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, berhasil ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama mengatakan, pelaku pria berinisial SP (40) ditangkap di rumah orangtuanya di Desa Binorong, Kecamatan Bawang, Banjarnegara.

Baca juga: Geger Bocah Kelas 2 SD di Banjarnegara Diculik, Mengaku Dikencingi Pelaku hingga Ditemukan Basah Kuyup

"Kemarin langsung beberapa jam setelah kejadian langsung ketemu. Diamankan oleh Resmob dan anggota Polsek Bawang di rumah orangtuanya," kata Thio saat dihubungi, Jumat (11/11/2022).

Namun demikian, menurut Thio, SP diduga mengalami gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Hal itu diperkuat dengan adanya surat dari Rumah Sakit Jiwa Magelang dan Rumah Sakit Emanuel Banjarnrgara. SP sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa Magelang pada tahun 2013 silam.

"Diagnosa dokter mengalami skizofrenia," ujar Thio.

Diberitakan sebelumnya, warga digegerkan dengan kabar penculikan bocah kelas 2 Sekolah Dasar (SD) di Desa Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (10/11/2022).

Bocah tersebut ditemukan dalam kondisi basah kuyup dan tidak memakai celana. Pengakuan kepada Kepala Desa Bawang Galih Purwandaru, korban basah kuyup karena dikencingi pelaku.

Baca juga: Dikira Diculik Sopir Truk, Bocah 3 Tahun Ternyata Dibawa ke Kantor Polisi, Menangis di Jalan Mencari Ibunya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Vonis Ditunda, Selebgram Adelia Tutupi Wajah Pakai Map Hindari Kamera

Vonis Ditunda, Selebgram Adelia Tutupi Wajah Pakai Map Hindari Kamera

Regional
Hari Keempat Banjir Luwu, Tim SAR Masih Cari Satu Korban Hilang dan Evakuasi 8 Warga

Hari Keempat Banjir Luwu, Tim SAR Masih Cari Satu Korban Hilang dan Evakuasi 8 Warga

Regional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Rp 15 Miliar ke Singapura

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Rp 15 Miliar ke Singapura

Regional
Dendam Ibu Disebut Dukun Santet, Pria di Ciamis Aniaya Tetangga, Satu Tewas

Dendam Ibu Disebut Dukun Santet, Pria di Ciamis Aniaya Tetangga, Satu Tewas

Regional
Dapat 17 Kursi, PDI-P Kuasai DPRD Kota Semarang

Dapat 17 Kursi, PDI-P Kuasai DPRD Kota Semarang

Regional
Jika BIM Terdampak Erupsi Marapi, Apa Solusi Penerbangan Haji Sumbar?

Jika BIM Terdampak Erupsi Marapi, Apa Solusi Penerbangan Haji Sumbar?

Regional
Polisi Tangkap 2 Pembunuh Mahasiswa di Sorong

Polisi Tangkap 2 Pembunuh Mahasiswa di Sorong

Regional
Mengenang Jembatan Ngembik Magelang Sebelum Dibongkar, Uji Adrenalin sampai Swafoto

Mengenang Jembatan Ngembik Magelang Sebelum Dibongkar, Uji Adrenalin sampai Swafoto

Regional
Pilkada Ende, Calon Independen Wajib Kantongi 21.101 Dukungan

Pilkada Ende, Calon Independen Wajib Kantongi 21.101 Dukungan

Regional
Pernah Panah Anggota TNI, Anggota OPM Kodap IV Sorong Kini Kembali ke NKRI

Pernah Panah Anggota TNI, Anggota OPM Kodap IV Sorong Kini Kembali ke NKRI

Regional
Damkarmat Lampung Selatan Tangkap Buaya yang Resahkan Warga

Damkarmat Lampung Selatan Tangkap Buaya yang Resahkan Warga

Regional
3 Atlet Taekwondo Nunukan Raih Medali Emas di Kunming International Open Taekwondo Championship 2024

3 Atlet Taekwondo Nunukan Raih Medali Emas di Kunming International Open Taekwondo Championship 2024

Regional
Langgar Aturan Partai, 3 Caleg PDI-P di Salatiga Ditarik Pencalonannya

Langgar Aturan Partai, 3 Caleg PDI-P di Salatiga Ditarik Pencalonannya

Regional
Dinsos Kota Ambon Urus Identitas Anak yang Ditelantarkan Kakak Angkat

Dinsos Kota Ambon Urus Identitas Anak yang Ditelantarkan Kakak Angkat

Regional
Dana Hibah UEA untuk Solo Cair, Gibran Pioritaskan untuk Fasilitas Umum

Dana Hibah UEA untuk Solo Cair, Gibran Pioritaskan untuk Fasilitas Umum

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com