Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dikepung Warga, Maling Motor Sembunyi di Sungai hingga Tiga Jam, Polisi Lepas Tembakan Peringatan

Kompas.com - 20/09/2022, 13:08 WIB
Riska Farasonalia

Editor

KOMPAS.com - Dua maling melarikan diri karena dikepung warga usai kepergok melakukan aksi pencurian motor di Surabaya, Jawa Timur.

Mereka berusaha kabur hingga terjun ke sungai di Jalan Kedinding Lor sekitar pukul. 23.30 WIB pada Minggu (18/9/2022).

Sedangkan warga menunggu kedua maling itu di pinggir sungai.

Baca juga: Detik-detik 2 Maling Terjun ke Sungai, Terjebak karena Dikepung Warga Selama 3 Jam

Tiga jam di sungai

Polisi baru bisa mengamankan kedua maling itu sekitar pukul. 03.00 WIB pada Senin (19/9/2022).

Kanit Reskrim Polsek Kenjeran AKP Soeryadi mengatakan, tiga jam lebih dua pencuri itu ada di sungai karena dikepung massa warga.

"Jam 3 pagi tadi baru bisa kami evakuasi," kata Soeryadi, Senin dikutip dari Kompas.com.

Saat penangkapan, warga masih menunggu kedua pencuri itu di pinggir sungai.

Tembakan peringatan

Oleh karena itu, polisi terpaksa melepas tembakan peringatan ke udara agar warga membubarkan diri.

Sehingga, petugas bisa menangkap para pencuri.

"Kita sempat lepaskan tembakan agar massa bubar," terang dia.

Hasil pemeriksaan sementara, kedua pencuri melancarkan aksinya di kawasan Jalan Jatipurwo, Kecamatan Semampir.

Namun, warga memergoki aksi mereka sehingga lari mengejar hingga ke sungai.

Baca juga: Soal Spanduk Sayembara Tangkap Maling Berhadiah Uang, Kapolres Kuansing Imbau Korban Melapor

Polisi belum bisa menjelaskan secara detail identitas pelaku pencurian tersebut.

Saat ini, polisi sudah mengamankan para pencuri tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Masih diperiksa, nanti kami update," jelas dia.

Aksi kedua pencuri yang kabur ke sungai saat dikejar sempat terekam video dengan durasi satu menit.

Dalam video itu warga terlihat melempar para pencuri itu dengan batu.

Warga yang kesal juga meneriakinya dan mengumpat kepada pencuri tersebut.

Sumber: Kompas.com (Penulis Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Editor Dheri Agriesta)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

2 Kios di Pasar Yosowilangun Lumajang Terbakar

2 Kios di Pasar Yosowilangun Lumajang Terbakar

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam ini Hujan Petir

Regional
327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

327 Pengungsi Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bitung, 2 di Antaranya Sakit Parah

Regional
Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Pendaftaran Cagub-Cawagub Independen Banten Dibuka 5 Mei 2024, Syaratnya 663.199 KTP

Regional
Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Hari Kartini, Tempat Sewa Baju Adat di Semarang Diserbu Warga, Ada yang Tembus 1.000 Orderan

Regional
Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Regional
Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Regional
12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com