Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga BBM Naik, Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Kompas.com - 07/09/2022, 15:37 WIB
Titis Anis Fauziyah,
Khairina

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com- Usai harga bahan bakar minyak (BBM) naik dan kenaikan harga bahan pokok, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberlakukan pemutihan pajak kendaraan bermotor hingga 22 November 2022.

Terhitung Rabu (7/9/2022), pemilik kendaraan yang lalai tidak membayarkan pajak kendaraan motor miliknya akan terbebas dari denda.

“Memang ini disetujui Pak Gubernur mengingat inflasi, kenaikan harga BBM, dan bahan pokok yang memberatkan masyarakat,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Peni Rahayu kepada KOMPAS.com.

Baca juga: Kabar Gembira, Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Kaltim, Begini Skemanya

Di samping pembebasan denda dan pokok piutang tunggakan pajak kendaraan bermotor tahun kelima, Pemprov juga membebaskan biaya mutasi balik nama atau BBNKB II.

“Untuk balik nama terhitung dari hari ini sampai 22 Desember besok,” imbuhnya.

Pihaknya meminta agar masyarakat memanfaatkan keringanan tersebut dan segera membayar pajak. Khususnya pemilik kendaraan yang belum membayar pajak lebih dari dua tahun.

Baca juga: Warga Bandung, Ada Program Pemutihan Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus 2022, Catat Syaratnya

Peni menyebutkan, alasan utama dari kebijakan tersebut yakni pemberlakuan Pasal 74 UU Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di tahun depan.

“Soalnya bila aturan ini telah diterapkan, kendaraan yang tidak membayar pajak dua tahun lamanya dan STNK habis atau mati, akan dihapus dari administrasi dan kendaraan bodong,” terangnya.

Tiga insentif itu disebut menyiapkan masyarakat sebelum UU resmi berlaku. Kemudian masyarakat juga berkesempatan meriset ulang registrasi kepemilikan motor yang telah jatuh tempo.

Sehingga data kepemilikan kendaraan bermotornya tidak lagi bodong lantaran telah terdaftar kembali secara administrasi.

Sebagai informasi, sampai saat ini terdapat 3,3 juta penunggak pajak motor dengan total nilai Rp 2,068 triliun di Jateng.

Sementara STNK yang telah habis masa berlaku dua tahun sebanyak 1,4 juta kendaraan bermotor dengan total kerugian Rp 868 miliar.

“Untuk itu kami minta masyarakat segera memanfaatkan momen ini,” jelas Peni.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tembus 24.000 Pengunjung Sehari, Destinasi Wisata Magetan Sumbang PAD Rp 2 M

Tembus 24.000 Pengunjung Sehari, Destinasi Wisata Magetan Sumbang PAD Rp 2 M

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Pj Nana Wanti-Wanti Warga Jateng Soal Intensitas Hujan Tinggi Saat Arus Balik

Pj Nana Wanti-Wanti Warga Jateng Soal Intensitas Hujan Tinggi Saat Arus Balik

Regional
Menhub: Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terorganisasi dengan Baik

Menhub: Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terorganisasi dengan Baik

Regional
Kunjungi Korban Longsor Tana Toraja, Pj Gubernur Sulsel: Tetap Waspada

Kunjungi Korban Longsor Tana Toraja, Pj Gubernur Sulsel: Tetap Waspada

Regional
Melihat Suasana Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

Melihat Suasana Puncak Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

Regional
Pagi Ini, Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Pagi Ini, Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Regional
Antrean Masuk Kapal Diserobot, Pemudik Protes ke Petugas ASDP

Antrean Masuk Kapal Diserobot, Pemudik Protes ke Petugas ASDP

Regional
2 Perahu Kayu Bertabrakan di Dekat Dermaga Sebatik, 5 Sepeda Motor yang Diangkut Pecah dan Karam

2 Perahu Kayu Bertabrakan di Dekat Dermaga Sebatik, 5 Sepeda Motor yang Diangkut Pecah dan Karam

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Polisi Tolong Pemudik Sakit di Gubuk | Wisatawan Perancis Jadi Korban Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Cerita Polisi Tolong Pemudik Sakit di Gubuk | Wisatawan Perancis Jadi Korban Perampokan

Regional
Situasi di Sorong Kondusif Pascabentrok Anggota TNI AL dan Brimob

Situasi di Sorong Kondusif Pascabentrok Anggota TNI AL dan Brimob

Regional
Mencicipi Suskorna, Olahan Domba Khas Kabupaten Maluku Barat Daya

Mencicipi Suskorna, Olahan Domba Khas Kabupaten Maluku Barat Daya

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 15 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com