Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Paulus Waterpauw: Pembentukan Provinisi Papua Barat Daya untuk Memperpendek Rentang Kendali

Kompas.com - 11/07/2022, 09:28 WIB
Maichel,
Andi Hartik

Tim Redaksi

SORONG, KOMPAS.com - Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw mendukung rencana pemekaran di Provinsi Papua Barat. Menurutnya, rencana pembentukan Provinsi Papua Barat Daya yang akan membelah Papua Barat untuk memperpendek rentang kendali.

Seperti diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya.

"Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya untuk memperpendek rentang kendali," kata Paulus Waterpauw di Sorong, Senin (11/7/2022).

Baca juga: Wali Kota Sorong: Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya untuk Generasi Penerus

"Doakan mudah-mudahan Provinsi Papua Barat Daya akan segera ketuk palu. Karena di Papua sudah ada tiga provinsi (baru), masa kita di Papua Barat trada (tidak ada)," katanya.

Waterpauw mengaku sudah menggelar rapat kerja bersama para bupati dan wali kota, mereka mendukung otonomi khusus dan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB). Ada dua DOB yang diusulkan. Selain Provinisi Papua Barat Daya, pihaknya juga mengusulkan pembentukan Provinisi Bomberai.

Baca juga: RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya Disetujui Jadi Usul Inisiatif DPR

Selain DOB tingkat provinsi, pihaknya juga mengusulkan DOB tingkat kabupaten dan kota. Seperti Kabupaten Manokwari Barat, Kota Manokwari, Kota Fakfak, Kabupaten Kokas.

Paulus menyebutkan, sebagai perwakilan pemerintah pusat di Papua Barat, pihaknya akan mengakomodasi semua aspirasi untuk kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Helikopter Hilang Kontak di Hutan Halmahera, Pilot Sempat Dengar Suara Ledakan

Kronologi Helikopter Hilang Kontak di Hutan Halmahera, Pilot Sempat Dengar Suara Ledakan

Regional
PLN Berkomitmen Sediakan Listrik di Daerah Pelosok, Pj Agus Fatoni Beri Dukungan Penuh

PLN Berkomitmen Sediakan Listrik di Daerah Pelosok, Pj Agus Fatoni Beri Dukungan Penuh

Regional
Respons Gibran soal Ganjar Dorong Partai Pengusung Anies-Muhaimin Gulirkan Hak Angket Selidiki Kecurangan Pemilu

Respons Gibran soal Ganjar Dorong Partai Pengusung Anies-Muhaimin Gulirkan Hak Angket Selidiki Kecurangan Pemilu

Regional
Ketua KPPS di Magelang Dipecat, Apa Sebabnya?

Ketua KPPS di Magelang Dipecat, Apa Sebabnya?

Regional
Raih Penghargaan Tokoh Peduli Kebudayaan dan Pembangunan, Kang DS: Jadi Kebanggaan dan Motivasi

Raih Penghargaan Tokoh Peduli Kebudayaan dan Pembangunan, Kang DS: Jadi Kebanggaan dan Motivasi

Regional
Bawaslu Temukan Politik Uang di 2 Kecamatan Semarang, Ini Perinciannya

Bawaslu Temukan Politik Uang di 2 Kecamatan Semarang, Ini Perinciannya

Regional
Perumda Tirta Amerta Jati Raih Keuntungan Rp 739 Juta, Bupati Jembrana Apresiasi Kepemimpinan Puriawan

Perumda Tirta Amerta Jati Raih Keuntungan Rp 739 Juta, Bupati Jembrana Apresiasi Kepemimpinan Puriawan

Regional
23 Warga Klaten Keracunan Usai Santap Pecel, 4 Masih Dirawat

23 Warga Klaten Keracunan Usai Santap Pecel, 4 Masih Dirawat

Regional
Basarnas Ternate: Pencarian Helikopter Hilang Bergantung pada Cuaca

Basarnas Ternate: Pencarian Helikopter Hilang Bergantung pada Cuaca

Regional
Truk Tangki BBM Terjun Bebas dari Jembatan di Brebes, Sopir Tewas

Truk Tangki BBM Terjun Bebas dari Jembatan di Brebes, Sopir Tewas

Regional
 Penjara Gajah di Tepi Kebun Karet Ban Michelin

Penjara Gajah di Tepi Kebun Karet Ban Michelin

Regional
Gara-gara Satu Pemilih Tidak Terdaftar, TPS di Rangkasbitung Gelar PSU

Gara-gara Satu Pemilih Tidak Terdaftar, TPS di Rangkasbitung Gelar PSU

Regional
Harga Beras di Purworejo Terus Meroket, Naik Dua Kali dalam Seminggu

Harga Beras di Purworejo Terus Meroket, Naik Dua Kali dalam Seminggu

Regional
Polisi Selidiki Kasus Honor KPPS Kayong Utara Rp 82 Juta yang Dilaporkan Hilang

Polisi Selidiki Kasus Honor KPPS Kayong Utara Rp 82 Juta yang Dilaporkan Hilang

Regional
Puluhan Warga di Klaten Keracunan Pecel yang Dibeli di Pasar, Ada yang Mual hingga Diare

Puluhan Warga di Klaten Keracunan Pecel yang Dibeli di Pasar, Ada yang Mual hingga Diare

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com