Wanita yang Tutup Pelat Motornya dengan Celana Dalam Jadi Duta ETLE, Apa Itu ETLE?

Kompas.com - 01/07/2022, 20:52 WIB
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Keempat wanita di Lamongan melakukan aksi menutupi pelat nomor motor dengan celana dalam.

Aksi itu dilakukan demi sebuah konten karena maraknya pelaksanaan ETLE di Lamongan.

Namun setelah melakukan aksi itu, mereka pun memintaa maaf.

Hal itu disampaikan Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana. Menurut Indrayana, keempat pelaku itu masing-masing berinisial L, T, R dan A.

Baca juga: Wanita yang Tutupi Pelat Nomor Pakai Celana Dalam Ditunjuk Jadi Duta ETLE oleh Polisi

Pengendara motor yang menutupi pelat nomornya dengan celana dalam itu berinisial A. Sedangkan tiga temannya, L, T dan R, berperan dalam pembuatan video hingga mengunggahnya di media sosial.

Miko menuturkan, keempat pelaku, terutama A yang mengendarai motor tersebut, sudah meminta maaf atas aksi mereka itu.

"Bahwa yang bersangkutan sudah mengakui kesalahan yang dilakukan. Sudah mengakui dan berjanji tidak mengulanginya," kata Miko dilansir dari Kompas.com Regional, Jumat (1/7/2022).

Sebelumnya, aksi mereka itu sempat viral di media sosial. Video itu pertama kali diunggah di akun Instagram @berita_lamongan_ yang berasal dari akun @tse.arth.

Jadi duta ETLE

Kapolres Lamongan mengatakan, pelaku yang menutupi pelat nomor motornya itu dijadikan duta ETLE. Hal itu dilakukan setelah mereka diberi edukasi tentang arti penting ETLE serta peraturan yang menyertainya dan UU ITE.

"Sehingga kami sampaikan (ke pelaku), mari kita sama-sama menjadi duta bagi Polres Lamongan untuk menyampaikan kepada masyarakat, informasi terkait masalah ETLE, terkait Undang-undang ITE," kata Miko.

Kapolres mengatakan, keempat pelaku hanya diperiksa dan berstatus saksi. Sementara celana dalam dan motornya sudah dikembalikan.

Miko menyatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada para pelaku untuk tidak mengungali lagi perbuatannya.

Tentang ETLE

Melansir Kompas.com Nasional, ETLE adalah singkatan dari electronic traffic law enforcement atau tilang elektronik.

Sistem ETLE ini sudah diberlakukan di sejumlah daerah, termasuk Lamongan. Sistem ini berlaku bagi pelanggar baik yang mengendarai motor maupun mobil.

Sasaran ETLE adalah pelanggar yang tidak memakai sabuk pengaman, penggunaan pelat ganjil genap yang tidak sesuai aturan, dan menerobos lampu merah.

Pelanggaran lainnya yang ditindak ETLE adalah mengendarai kendaraan melebihi batas kecepatan di jalan tol dan kelebihan daya angkut dan dimensi.

Baca juga: Tilang ETLE, Jenis Pelanggaran, dan Ketentuan Dendanya

Selanjutnya adalah kendaraan yang melawan arus, tidak menggunakan helm, menggunakan ponsel saat berkendara, dan berboncengan lebih dari tiga orang.

Pengendara yang menggunakan pelat nomor palsu serta tidak menyalakan lampu di siang hari untuk pemotor juga tidak luput dari tindakan ETLE. (Penulis: Kontributor Gresik, Hamzah Arafah; Rahel Narda Chaterine | Editor: Priska Sari Pratiwi, Krisiandi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabur 10 Hari Usai Bunuh dan Kubur Jasad Istri di Hutan, Pria di Maluku Ditangkap

Kabur 10 Hari Usai Bunuh dan Kubur Jasad Istri di Hutan, Pria di Maluku Ditangkap

Regional
Santri di Rembang Bakar Temannya Sendiri, Begini Kronologinya

Santri di Rembang Bakar Temannya Sendiri, Begini Kronologinya

Regional
Remaja di Pangkalpinang Terluka, Diduga Ditembak Oknum Aparat

Remaja di Pangkalpinang Terluka, Diduga Ditembak Oknum Aparat

Regional
Dari Sopir Sampai Dosen Ikut Dipanggil KPK dalam Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Pemalang

Dari Sopir Sampai Dosen Ikut Dipanggil KPK dalam Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Pemalang

Regional
Lanudal Kupang Tanam Ratusan Pohon Cendana di Lahan Berbatu, Ini Tujuannya

Lanudal Kupang Tanam Ratusan Pohon Cendana di Lahan Berbatu, Ini Tujuannya

Regional
Cerita Lansia Rawat Dua Anak ODGJ, Dikurung di Pondok Sempit Sejak Puluhan Tahun

Cerita Lansia Rawat Dua Anak ODGJ, Dikurung di Pondok Sempit Sejak Puluhan Tahun

Regional
Truk Tangki Minyak Goreng Terguling di Muba, Tumpahannya Diperebutkan Warga

Truk Tangki Minyak Goreng Terguling di Muba, Tumpahannya Diperebutkan Warga

Regional
Polda Jateng Tangkap 28 Pelaku Judi dalam Sehari

Polda Jateng Tangkap 28 Pelaku Judi dalam Sehari

Regional
Fosil Gajah Purba Sepanjang 2,5 Meter Usia Jutaan Tahun Ditemukan di Kudus

Fosil Gajah Purba Sepanjang 2,5 Meter Usia Jutaan Tahun Ditemukan di Kudus

Regional
Gara-gara Tukar Guling Tak Sesuai Prosedural, Perangkat Desa di Sukoharjo Saling Lapor ke Polisi

Gara-gara Tukar Guling Tak Sesuai Prosedural, Perangkat Desa di Sukoharjo Saling Lapor ke Polisi

Regional
Remaja 14 Tahun di Kalbar Diperkosa 6 Pria, Pelaku Masih Diburu Polisi

Remaja 14 Tahun di Kalbar Diperkosa 6 Pria, Pelaku Masih Diburu Polisi

Regional
Istri Ferdy Sambo Tersangka, Pengamat Hukum Unila: Putri Candrawathi Terendus Terlibat sejak Lama

Istri Ferdy Sambo Tersangka, Pengamat Hukum Unila: Putri Candrawathi Terendus Terlibat sejak Lama

Regional
Gibran Cari Pelaku Balap Liar Mobil di Flyover Purwosari, Polisi: Yang Jelas Tidak Ada Ampun

Gibran Cari Pelaku Balap Liar Mobil di Flyover Purwosari, Polisi: Yang Jelas Tidak Ada Ampun

Regional
Markas Judi Online di Kepri Digerebek, Dikelola dari Kamboja dan Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Markas Judi Online di Kepri Digerebek, Dikelola dari Kamboja dan Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Regional
Anak Pukuli Ayahnya Sendiri hingga Tewas, Motif Belum Diketahui

Anak Pukuli Ayahnya Sendiri hingga Tewas, Motif Belum Diketahui

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.