Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terkurung Dalam Bangkai Kapal, Jasad ABK Dumai Line 5 Ditemukan Tidak Utuh

Kompas.com - 16/06/2022, 22:55 WIB
Hadi Maulana,
Reni Susanti

Tim Redaksi

 

BATAM, KOMPAS.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal feri MV Dumai Line 5 yang dinyatakan hilang setelah mengalami kebakaran di Perairan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (8/6/2022) malam, ditemukan.

ABK tersebut atas nama Ade Saputra Zal (27). Ia ditemukan petugas SAR di dalam bangkai kapal, Kamis (16/6/2022) siang.  

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Slamet Riyadi mengatakan, jasad ABK ditemukan di sudut bangkai kapal. Saat ditemukan, tubuhnya dalam kondisi tidak utuh.

“Ditemukan pada saat bangkai feri tersebut berhasil dievakuasi,” kata Slamet melalui telepon, Kamis (16/6/2022).

Baca juga: Sehari Usai Operasi SAR Ditutup, ABK Kapal Dumai Line 5 Ditemukan di Bangkai Kapal

Saat itu juga jasad Ade langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) BP Batam untuk penanganan medis lebih lanjut.

Slamet mengatakan, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian selama delapan hari sejak korban dinyatakannya hilang usai kebakaran tersebut.

Setiap hari penyisiran terus dilakukan, hingga akhirnya pagi tadi pencarian jasad korban dinyatakan dihentikan.

“Tubuh korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh lagi, kemungkinan disebabkan sudah delapan hari dinyatakan hilang,” jelas Slamet.

Slamet mengungkapkan, korban merupakan pria asal Padang, Sumatra Barat dan status di feri Batam Line lima sebagai kru atau ABK kapal.

Baca juga: Kapal Feri Dumai Line 5 Terbakar di Perairan Sekupang Batam, 1 ABK Tewas dan 5 Orang Alami Luka Bakar

Sebelumnya, kapal feri MV Dumai Line 5 yang sedang labuh jangkar di perairan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengalami kebakaran pada Rabu (8/6/2022) malam sekitar pukul 22.10 WIB.

Akibat kejadian ini, lima ABK mengalami luka bakar dan satu orang meninggal dunia serta satu orang dinyatakan hilang atas nama Ade Saputra Zal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Zet Tadung Allo Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi NTT

Zet Tadung Allo Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi NTT

Regional
Kisah Bripda Lince Huby, Perempuan Papua yang Wujudkan Cita-Cita Jadi Polwan

Kisah Bripda Lince Huby, Perempuan Papua yang Wujudkan Cita-Cita Jadi Polwan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Dampak 'Study Tour' Dilarang di Jateng, Sewa Transportasi Dibatalkan dan Kunjungan Wisata Turun

Dampak "Study Tour" Dilarang di Jateng, Sewa Transportasi Dibatalkan dan Kunjungan Wisata Turun

Regional
Pamit Pergi Mancing di Bendungan Bogor, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Pamit Pergi Mancing di Bendungan Bogor, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Regional
Maju Pilkada, Mantan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Ajukan Pensiun Dini

Maju Pilkada, Mantan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Ajukan Pensiun Dini

Regional
Baling-baling Pesawat Diduga Sisa PD II Ditemukan di Hutan Keerom, Diambil dengan Ritual Adat

Baling-baling Pesawat Diduga Sisa PD II Ditemukan di Hutan Keerom, Diambil dengan Ritual Adat

Regional
21 Ton Bawang Bombai dari Malaysia untuk Jakarta Disita, 3 Orang Ditangkap

21 Ton Bawang Bombai dari Malaysia untuk Jakarta Disita, 3 Orang Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bus Rombongan SMP Asal Malang Kecelakaan | Pegi Diduga Otak Pembunuhan Vina Cirebon

[POPULER NUSANTARA] Bus Rombongan SMP Asal Malang Kecelakaan | Pegi Diduga Otak Pembunuhan Vina Cirebon

Regional
Anak Kepala Desa Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan di Montong

Anak Kepala Desa Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan di Montong

Regional
Ribuan Lampion Waisak Hiasi Langit Candi Borobudur, Bikin Peserta Terharu

Ribuan Lampion Waisak Hiasi Langit Candi Borobudur, Bikin Peserta Terharu

Regional
Bayar Parkir Rp 1.000, Pengemudi Ojol Dikeroyok Juru Parkir di Pekanbaru

Bayar Parkir Rp 1.000, Pengemudi Ojol Dikeroyok Juru Parkir di Pekanbaru

Regional
Taman Cerdas Samarinda: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Taman Cerdas Samarinda: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com