Jelang Puncak Arus Balik, Arus Kendaraan di Gerbang Tol Merak Ramai

Kompas.com - 06/05/2022, 19:45 WIB

CILEGON, KOMPAS.com - Terjadi peningkatan arus kendaraan dari arah Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten yang akan masuk ke jalan Tol Tangerang-Merak pada Jumat (6/5/2022) malam.

Pantuan Kompas.com, pada pukul 18.30 WIB di Gerbang Tol Merak, kendaraan dari arah Pelabuhan Merak ramai lancar. Sementara di jalan Cikuasa Atas arus kendaraan dari arah Pelabuhan Merak juga terpantau ramai lancar.

Kendaraan didominasi mobil pribadi yang akan kembali ke berbagai daerah di pulau Jawa melalui Tol Tangerang Merak.

Berdasarkan data yang diperoleh dari PT Astra Infra Toll Road Tangerang Merak, pada Kamis (5/5/2022) sebanyak 16.311 unit kendaraan masuk melalui gerbang tol Merak.

"Kendaraan di Gerbang Tol Merak yang entrance 16.311 unit atau naik 80.75 persen, terhadap lalin harian rata-rata bulan Januari-Maret 2022," kata Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas PT Marga Mandalasakti, Uswatun Hasanah kepada Kompas.com, Jumat (6/5/2022).

Baca juga: Cerita Pemudik di Pelabuhan Merak Balik Naik Kereta Api: Murah Meriah, Tak Kejebak Macet

Sementara itu, untuk di gerbang tol Cikupa arah Jakarta terhitung 53.939 unit kendaraan atau naik 50,52 persen.

Secara total, kata Uswatun, kendaraan yang melintas tol Tangerang Merak  146.262 unit yang melintas.

Sedangkan untuk kendaraan yang masuk GT Merak pada hari ini dari pukul 07.00 hingga 15.00 WIB sudah 3.000 unit.

Untuk mengurai antrian, pengelola juga akan mengoprasikan 10 gardu exit di Cikupa. Sementara saat puncak arus balik pada 7-8 Mei 2022 dilakukan penambahan 4 gardu tandem dan penggunaan mobile reader.

"Untuk di gerbang entrace Merak mengoptimalkan 3 gardu entrance utama, dengan penambahan 1 gardu tandem serta penggunaan mobile reader," ujar Uswatun.

Selain itu, juga akan ditambah petugas layanan transaksi di gerbang tol. Penambahan ini untuk mengoperasikan gardu tandem dan penggunaan mobile reader.

Uswatun menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan BPJT untuk mengantisipasi adanya kendaraan parkir di entrance dan exit rest area yang dapat menambah kemacetan.

"Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan uang elektronik agar tidak terjadi gangguan saat transaksi yang dapat menambah antrian kendaraan," tandas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Regional
Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Regional
Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Regional
Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Regional
Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Regional
Cerita Warga di Mamuju Tandu Jenazah 13 Km karena Puskesmas Tolak Pinjami Ambulans

Cerita Warga di Mamuju Tandu Jenazah 13 Km karena Puskesmas Tolak Pinjami Ambulans

Regional
Seorang Pria di Kendal Ditemukan Tewas dengan Luka Sabetan, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Seorang Pria di Kendal Ditemukan Tewas dengan Luka Sabetan, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Regional
Tak Konsentrasi, Pemotor di Sukabumi Tewas Tabrak Pikap, Sopir Mobil Kabur

Tak Konsentrasi, Pemotor di Sukabumi Tewas Tabrak Pikap, Sopir Mobil Kabur

Regional
4 Tingkatan Pramuka Berdasar Usia

4 Tingkatan Pramuka Berdasar Usia

Regional
Nakhoda 'Tugboat' Hilang di Laut Jawa, Tim SAR Lakukan Pencarian

Nakhoda "Tugboat" Hilang di Laut Jawa, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Pria ODGJ Berkeliaran di Pusat Kota Lhokseumawe, Kejar Warga Pakai Kayu

Pria ODGJ Berkeliaran di Pusat Kota Lhokseumawe, Kejar Warga Pakai Kayu

Regional
Lompat ke Laut Kejar Perahu yang Hanyut, Nelayan di Maluku Tengah Ditemukan Tewas

Lompat ke Laut Kejar Perahu yang Hanyut, Nelayan di Maluku Tengah Ditemukan Tewas

Regional
Sambut HUT RI, Warga Cilacap Gelar 'Kroya Fashion Week'

Sambut HUT RI, Warga Cilacap Gelar "Kroya Fashion Week"

Regional
Mengenal Serabi Ngampin, Makanan Ritual Syaban untuk Permudah Cari Jodoh

Mengenal Serabi Ngampin, Makanan Ritual Syaban untuk Permudah Cari Jodoh

Regional
Raih Medali Emas di World Pencak Silat Championship Malaysia, Serda Jeni: Terima Kasih

Raih Medali Emas di World Pencak Silat Championship Malaysia, Serda Jeni: Terima Kasih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.