Mayat Bayi di Demak Ditemukan Terbungkus Kresek dan Tersangkut Jaring

Kompas.com - 05/05/2022, 08:35 WIB

DEMAK, KOMPAS.com - Sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan terbungkus kresek putih di Demak, Jawa Tengah.

Saat ditemukan, jasad bayi itu tersangkut jaring di Sungai Tekuk, Dukuh Kalitekuk, Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Demak.

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan di Tempat Sampah di Kramatjati, Tewas Dibekap Ibunya Sendiri

Kasat Reskrim Polres Demak AKP Moch Zazid mengatakan, jenazah bayi tersebut diketahui masih ada tali pusarnya.

Pihaknya menduga, bayi laki-laki itu meninggal antara 24 sampai 48 jam saat ditemukan. Mereka pun menggelar penyelidikan.

Dilansir TribunJateng Rabu (4/5/2022), Zazid menerangkan mereka terkendala dengan minimnya saksi yang tahu pembuangan bayi itu.

"Masyarakan yang mengetahui ada orang hamil, namun sudah melahirkan dan anaknya tidak ada, agar memberikan informasi ke kami," harapnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Demak, Dibungkus Tas Kresek Tersangkut Jaring, Dugaan Hasil Aborsi

Baca juga: Mayat Bayi Perempuan Ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah di Kramatjati

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedapatan Cabuli Balita, Remaja 16 Tahun di Kupang Dilaporkan ke Polisi

Kedapatan Cabuli Balita, Remaja 16 Tahun di Kupang Dilaporkan ke Polisi

Regional
Minyak Goreng Curah Rp 14.000 Masih Langka di Pangkalpinang

Minyak Goreng Curah Rp 14.000 Masih Langka di Pangkalpinang

Regional
Mengenal Khairul 'Ija kroeng', Desainer Aceh yang Go Internasional

Mengenal Khairul "Ija kroeng", Desainer Aceh yang Go Internasional

Regional
Pedagang Sapi di Semarang Lemas, Harga Sapi Terjun Bebas karena PMK

Pedagang Sapi di Semarang Lemas, Harga Sapi Terjun Bebas karena PMK

Regional
Asal Usul dan Sejarah Nama Pariaman

Asal Usul dan Sejarah Nama Pariaman

Regional
ASN di Sabu Raijua Ditangkap gara-gara Main Judi Dadu Putar

ASN di Sabu Raijua Ditangkap gara-gara Main Judi Dadu Putar

Regional
192 Hewan Ternak Terpapar PMK, Palembang Jadi Zona Kuning

192 Hewan Ternak Terpapar PMK, Palembang Jadi Zona Kuning

Regional
 5 Cara Cek NIK Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

5 Cara Cek NIK Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Regional
Mantan Pembalap Motor Balikpapan Ditangkap, Bobol Sejumlah Indomaret, Gasak Ratusan Rokok

Mantan Pembalap Motor Balikpapan Ditangkap, Bobol Sejumlah Indomaret, Gasak Ratusan Rokok

Regional
2 Tahun Dihentikan, Akhirnya Tour de Bintan Kembali Digelar Tahun Ini

2 Tahun Dihentikan, Akhirnya Tour de Bintan Kembali Digelar Tahun Ini

Regional
Modus Investasi di Koperasi, Emak-emak di Balikpapan Tipu Kliennya hingga Rp 300 Juta

Modus Investasi di Koperasi, Emak-emak di Balikpapan Tipu Kliennya hingga Rp 300 Juta

Regional
Jadi Petani Sehari, Alternatif Mengisi Liburan Anak Sekolah di Salatiga

Jadi Petani Sehari, Alternatif Mengisi Liburan Anak Sekolah di Salatiga

Regional
Enggan Undang Investor, Warga Bangka Barat Buat Usaha Tambang Timah Sendiri

Enggan Undang Investor, Warga Bangka Barat Buat Usaha Tambang Timah Sendiri

Regional
Minimnya Tempat Penginapan dan Rekayasa Lalu Lintas Jadi Bahan Evaluasi Pelaksanaan MXGP Samota

Minimnya Tempat Penginapan dan Rekayasa Lalu Lintas Jadi Bahan Evaluasi Pelaksanaan MXGP Samota

Regional
Jateng Selatan Masih Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga Akhir Juni, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Jateng Selatan Masih Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga Akhir Juni, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.