Komunitas Back Ind, Cara Anak Muda Berkolaborasi dalam Zero Waste Lifestyle

Kompas.com - 24/03/2022, 08:01 WIB

Hingga saat ini, komunitas yang beranggotakan 20 orang ini, memiliki beberapa program seperti Back Your Mind, Zero Waste Riset Center, membangun desa binaan, hingga edukasi ke sekolah-sekolah.

“Bahkan, kami pernah selama 3 bulan datang ke rumah-rumah warga Desa Mangunharjo, Semarang untuk mengorek-orek sampah mereka, memilah, menimbang, juga memanfaatkan kembali,” tutur Sifa.

Bagi Sifa, memang tidak mudah untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya meminimalisir sampah.

Namun, masalah sampah akan mudah teratasi ketika proses membersihkan dilakukan.

Komunitas Back Ind memiliki beberapa divisi seperti Project Manager, Public Relation, dan Eco Sociopreneur.

Baca juga: Penggunaan Teknologi Rendah, Pemkab Semarang Dianggap Boros Kertas

Setiap divisi memiliki tugasnya masing-masing, namun tetap berkolaborasi.

Sifa menuturkan, salah satu keunggulan dari komunitas yang didirikannya itu terdapat pusat inkubasi bisnis yang dapat dimanfaatkan.

Dalam hal ini, divisi Eco Sociopreneur di Komunitas Back Ind berhasil mendirikan toko kelontong yang mengusung konsep zero waste dan ramah lingkungan.

Bulkstore pertama di Jawa Tengah

Dibangun di pertengahan pandemi tahun 2020, Bulkstore ramah lingkungan yang diberi nama Life & Co ini berdiri di daerah Banyumanik, Kota Semarang.

Di toko inilah, kawan-kawan yang tergabung dalam komunitas Back Ind dapat belajar berbisnis.

Sifa menuturkan, perjuangan untuk mendirikan Bulkstore pertama di Jawa tengah tidaklah mudah.

Sehingga, dirinya bersama kawan-kawannya itu memaksimalkan kemampuan untuk mendapat dukungan dan bantuan dana.

“Bisa dibilang semua barang sampai meja dan kursi di Life & Co adalah dari dana hibah,” kata Sifa.

Di samping itu, tidak banyak masyarakat yang belum mengetahui konsep hidup zero waste.

Tidak lantas menyerah, hal itulah yang dimanfaatkan Sifa untuk mengedukasi masyarakat sekitar.

“Karena orang-orang yang ke sini pasti orang-orang yang sudah tahu tentang apa itu zero waste. Apa yang bisa kita lakukan adalah dalam strategi edukasi,” ucap dia.

Baca juga: Viral di TikTok, Sopir Truk Cekcok dengan Petugas SPBU di Semarang gara-gara Diminta Uang Parkir, Ini Kata Polisi

Life & Co menyediakan berbagai jenis barang seperti sabun, shampoo, lulur, sikat gigi, pasta gigi, skincare, hampers, hingga suvenir.

Bahkan, terdapat ruang kecil sebagai tempat mengembangkan produk UMKM dari beberapa bank sampah di Semarang.

Sifa berharap, adanya Komunitas Back Ind dan Life & Co dapat sedikit membantu masyarakat agar lebih peduli dengan lingkungan, khususnya dalam meminimalisir sampah agar tidak berlebih.

Selain itu, dirinya juga berharap agar sektor masyarakat, pemerintah, dan industri di Indonesia bisa berkolaborasi.

“Bukan lagi saatnya untuk menyalahkan. Karena kita juga diberi tugas yang luar biasa untuk menjaga alam, menjaga lingkungan, dan menjaga apa yang diberi,” pungkas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siaran TV Analog di Kepri Resmi Dimatikan, Masyarakat Diminta Tidak Cemas

Siaran TV Analog di Kepri Resmi Dimatikan, Masyarakat Diminta Tidak Cemas

Regional
Seorang Pria Asal Sukoharjo Hanyut di Sungai Usai Ritual di  Obyek Wisata Religi Khayangan Wonogiri

Seorang Pria Asal Sukoharjo Hanyut di Sungai Usai Ritual di Obyek Wisata Religi Khayangan Wonogiri

Regional
7 Pakaian Adat Jawa Tengah, Mulai dari Jawi Jangkep hingga Batik

7 Pakaian Adat Jawa Tengah, Mulai dari Jawi Jangkep hingga Batik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Riwayat Gempa Garut | Gunung Semeru Erupsi

[POPULER NUSANTARA] Riwayat Gempa Garut | Gunung Semeru Erupsi

Regional
Khawatir Erupsi Lagi, Warga Lereng Semeru Jaga Malam dan Pilih Tidak Tidur

Khawatir Erupsi Lagi, Warga Lereng Semeru Jaga Malam dan Pilih Tidak Tidur

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 05 Desember 2022: Pagi Berawan dan Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 05 Desember 2022: Pagi Berawan dan Sore Hujan Ringan

Regional
Gunung Semeru Erupsi, Jalur Lumajang-Malang Putus Total

Gunung Semeru Erupsi, Jalur Lumajang-Malang Putus Total

Regional
Dusun Kajar Kuning di Lumajang Tertimbun Material Abu Vulkanik Erupsi Semeru

Dusun Kajar Kuning di Lumajang Tertimbun Material Abu Vulkanik Erupsi Semeru

Regional
AHY Dijadwalkan Kunjungi Kupang, Bertemu Kader Demokrat dan Sampaikan Kuliah Umum

AHY Dijadwalkan Kunjungi Kupang, Bertemu Kader Demokrat dan Sampaikan Kuliah Umum

Regional
Remaja di Lombok Barat Hilang Terseret Arus Saat Mandi di Sungai

Remaja di Lombok Barat Hilang Terseret Arus Saat Mandi di Sungai

Regional
Pernikahan Nurdin dan Nida di Antara Puing Reruntuhan Gempa Cianjur...

Pernikahan Nurdin dan Nida di Antara Puing Reruntuhan Gempa Cianjur...

Regional
Peneliti ITS Jelaskan Mengapa Jepang Waspada Tsunami Pasca Erupsi Gunung Semeru

Peneliti ITS Jelaskan Mengapa Jepang Waspada Tsunami Pasca Erupsi Gunung Semeru

Regional
Milad GAM di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Pangdam dan Kapolda Turut Hadir

Milad GAM di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Pangdam dan Kapolda Turut Hadir

Regional
Bus Terjun ke Jurang di Magetan, Ini 22 Nama Korban Selamat yang Dirawat di Puskesmas Plaosan

Bus Terjun ke Jurang di Magetan, Ini 22 Nama Korban Selamat yang Dirawat di Puskesmas Plaosan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 4 Desember 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 4 Desember 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.