Hendak Mengikuti Acara Rambu Solo di Toraja Utara, Minibus Terjun ke Jurang, Satu Tewas

Kompas.com - 14/01/2022, 08:39 WIB

TORAJA UTARA, KOMPAS.com - Sebuah mobil minibus dengan nomor polisi DP 1713 YZ terjun ke jurang di Lembang Awan, Kecamatan Awan, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Kamis (13/01/2022).

Minibus terjun ke jurang  sedalam 30 meter  membuat warga yang berada sekitar lokasi  berusaha mengevakuasi penumpang  namun kondisi medan yang sulit membuat proses evakuasi berjalan dramatis.

Baca juga: Setir Diduga Gangguan, Pikap di Ambon Tabrak Pembatas Jalan lalu Terjun ke Jurang

Peristiwa ini membuat salah seorang korban meninggal dunia  bernama Aser Kumpa (55), langsung dievakuasi personel Kepolisian Polres Toraja Utara, TNI Kodim 1414 Tana Toraja dan dibantu warga, sementara korban luka lainnya dilarikan ke Puskesmas Awan untuk mendapatkan pertolongan.

Menurut Maldianus, sopir mobil yang mengendarai mobil tersebut, rombongan mereka tengah menuju ke Dusun Sangpiak di Lembang Awan untuk menghadiri prosesi pemakaman salah satu keluarganya (Rambu Solo).

“Pada saat mobil berpapasan dengan anak sekolah yang sedang berjalan kaki di jalan sempit saya kaget dan hilang kendali, sudah tidak bisa dihindari, mobil langsung terjun ke jurang, salah satu penumpang Aser Kumpa sudah meninggal dunia,” kata Maldianus.

Setelah mendapat pertolongan pertama, para korban kemudian dirujuk ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Lakipada  Tana Toraja  untuk mendapat perawatan intensif, sementara korban yang meninggal dunia langsung dibawa pihak keluarga ke Masanda.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Awan Rantekarua, Oktovianus Datulinggi yang ikut membantu warga melakukan proses evakuasi mengatakan jika proses evakuasi agak berjalan lamban karena posisi korban berada dalam jurang tidak jauh dari posisi mobil terjun.

“Ada penumpang kalau tidak salah 9 orang, 1 orang meninggal dunia yaitu Aser Kumpa, sementara istrinya juga mendapat perawatan intensif, korban lain saat ini di Puskesmas Awan dan ada yang dirujuk ke RSUD Lakipadada,” ucap Oktovianus.

Kapolsek Rindingallo, AKP Martinus Pararuk membenarkan peristiwa tersebut yang menelan satu orang meninggal dunia setelah mobil terjun ke jurang dan sempat dilarikan ke Puskesmas.

"Iya benar, satu oang tewas dalam peristiwa tersebut akibat mobil terjun ke jurang yang terjadi Kamis (13/01/2022) siang tadi sekitar pukul 14.15 Wita,” ujar Martinus.

Baca juga: Pencarian Korban Mobil Masuk Jurang di Pakpak Bharat Dihentikan, 2 Orang Dinyatakan Hilang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengintip Progres Dua Proyek Raksasa Penyedia Air Baku untuk Ibu Kota Nusantara…

Mengintip Progres Dua Proyek Raksasa Penyedia Air Baku untuk Ibu Kota Nusantara…

Regional
Bentrok Perguruan Silat Kerap Terjadi, Apa yang Perlu Dilakukan untuk Menghentikannya?

Bentrok Perguruan Silat Kerap Terjadi, Apa yang Perlu Dilakukan untuk Menghentikannya?

Regional
Jelang Idul Adha, Ketersediaan Daging di Sumut Aman, Cukup untuk 3 Bulan

Jelang Idul Adha, Ketersediaan Daging di Sumut Aman, Cukup untuk 3 Bulan

Regional
Jepara Ourland Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Jepara Ourland Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Cerita Gibran Dimarahi Ibu-ibu Saat Punguti Sampah di CFD: Dikira Petugas DLH

Cerita Gibran Dimarahi Ibu-ibu Saat Punguti Sampah di CFD: Dikira Petugas DLH

Regional
Konflik di Antara Perguruan Silat Kerap Terjadi, Sosiolog Sebut Pentingnya Penanaman Nilai Luhur dan Pendidikan Kedewasaan

Konflik di Antara Perguruan Silat Kerap Terjadi, Sosiolog Sebut Pentingnya Penanaman Nilai Luhur dan Pendidikan Kedewasaan

Regional
Progres Bendungan Sepaku Semoi 40 Persen, Bisa Sediakan Air 2.500 Liter Per Detik

Progres Bendungan Sepaku Semoi 40 Persen, Bisa Sediakan Air 2.500 Liter Per Detik

Regional
Kampoeng Kopi Banaran: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Kampoeng Kopi Banaran: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Kisah Tamuddin, Pembudidaya Rumput Laut Pertama di Nunukan yang Sempat Dituding Gila

Kisah Tamuddin, Pembudidaya Rumput Laut Pertama di Nunukan yang Sempat Dituding Gila

Regional
3 Bendera Milik Terduga Simpatisan ISIS di Malang Diamankan, Pengamat: Menunjukkan Eksistensi Kelompok

3 Bendera Milik Terduga Simpatisan ISIS di Malang Diamankan, Pengamat: Menunjukkan Eksistensi Kelompok

Regional
Tak Hanya di Banjarmasin, Banjir Rob Juga Rendam 20 Desa di Banjar Kalsel

Tak Hanya di Banjarmasin, Banjir Rob Juga Rendam 20 Desa di Banjar Kalsel

Regional
Bisnis Merkuri Ilegal di Maluku, Tersangka Kirim 19 Ton Selama 2 Tahun, Ditangkap Saat Distribusikan Barang

Bisnis Merkuri Ilegal di Maluku, Tersangka Kirim 19 Ton Selama 2 Tahun, Ditangkap Saat Distribusikan Barang

Regional
Kisah Jenazah Guru Honorer Ditandu Selama 13 Jam, Menembus Gelapnya Hutan hingga Basah Kehujanan

Kisah Jenazah Guru Honorer Ditandu Selama 13 Jam, Menembus Gelapnya Hutan hingga Basah Kehujanan

Regional
Gempa M 4,4 Guncang Lombok, Terasa hingga Denpasar

Gempa M 4,4 Guncang Lombok, Terasa hingga Denpasar

Regional
Oknum ASN Lombok Barat yang Edarkan Sabu Diusulkan Diberhentikan Sementara

Oknum ASN Lombok Barat yang Edarkan Sabu Diusulkan Diberhentikan Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.