Kompas.com - 17/12/2021, 17:13 WIB

NGAWI, KOMPAS.com –  Presiden Joko Widodo menyempatkan diri menemui pedagang kaki lima (PKL) dalam kunjungan ke Ngawi, Jawa Timur, Jumat (17/12/2021).

Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi menemui PKL yang ada di Taman Lalu Lintas Alun-Alun Ngawi.

Kedatangan Jokowi itu memicu berbagai kesan di kalangan PKL yang sudah menunggunya sejak pukul 6.00 WIB.

Baca juga: Resmikan Pasar Besar Ngawi, Jokowi Beli Tempe, Kerupuk, dan Kaus

Siran, penjual dawet mengaku senang bisa bertemu dan memfoto Jokowi secara langsung. Meskipun, dia tidak sempat berswafoto karena ketatnya pengawalan.

"Nggak bisa selfie, cuman bisa moto saja,” kata Siran yang ditemani istrinya.

Pada kesempatan itu, Siran mendapatkan kaus dari Jokowi. Selain itu, Siran juga mendapatkan sembako dan uang. 

Dia mendapatkan sembako dan uang itu karena selama musim hujan dagangannya sering tidak laku.

“Pernah baru buka hujan, sampai pulang tidak ada laku satu pun. Akhirnya saya bawa pulang, saya bagikan tetangga,” katanya.

Menurutnya, Jokowi berada di komplek PKL itu lebih dari 15 menit. Jokowi mengelilingi lapak PKL. Jokowi juga menanyakan kondisi para PKL di komplek itu.

“Ya tadi nanya bagaimana jualan di sini. Saya jawab saja kalau hujan agak susah laku,” jelasnya.

Baca juga: Resmikan Pasar Besar Ngawi, Jokowi: Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Warga

Ida, pedagang ayam geprek juga mengaku senang dengan kedatangan Jokowi itu. Dia juga mendapatkan sembako dan uang.

“Saya seneng saja dapat sembako dan uang Rp 1.200.000,” katanya.

Rusmini, pedagang sayur keliling juga mengungkapkan kesenangannya.

 

Biasanya, Rusmini pulang pukul 6.00 WIB setelah berjualan. Namun karena mendapat kesempatan bertemu presiden, dia bertahan hingga presiden datang ke lapak dagangannya.

“Saya sudah ngantuk sebenarnya, tapi demi Pak Presiden saya bertahan,” katanya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Dalam kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi meresmikan Pasar Besar Ngawi yang bisa menampung 1.116 pedagang.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Regional
Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Regional
Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Regional
Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Regional
Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Regional
6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

Regional
Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Regional
2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

Regional
Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Regional
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Regional
Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Regional
Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Regional
Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.