[POPULER NUSANTARA] Kuitansi Persalinan dan Kisah Ria Temukan Ibu | Kumandang Lagu "Indonesia Raya" di Sirkuit Mandalika

Kompas.com - 23/11/2021, 06:08 WIB
Riatus Solikhah (23), warga Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo saat bertemu dengan ibu kandungnya, Yeti, warga Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember setelah 23 tahun berpisah Kompas.com/Dokumentasi Riatus SolikhahRiatus Solikhah (23), warga Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo saat bertemu dengan ibu kandungnya, Yeti, warga Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember setelah 23 tahun berpisah

KOMPAS.com - Cerita Riatus Solikhah (23), warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang bertemu kembali dengan ibu kandungnya setelah puluhan tahun berpisah menjadi sorotam pembaca Kompas.com kemarin.

Pertemuan Ria dengan ibunya, Yeti, berawal saat ditemukannya secarik kuitansi persalinan di rumah ibu angkatnya.

Sementara itu, kumandang lagu kebangsaan "Indonesia Raya" menjelang balapan World Superbike Race 2, di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (21/11/2021), menyita perhatian masyarakat.

Sejumlah penonton di Sirkuit Mandalika pun tak kuasa menahan air mata haru.

Berikut ini berita populer nusantara secara lengkap:

1. Cerita haru di balik kuitansi persalinan

Ompol bayi bisa meninggalkan aroma tak sedap di permukaan kasur.Unsplash/Luma Pimentel Ompol bayi bisa meninggalkan aroma tak sedap di permukaan kasur.

Ria menceritakan, dirinya telah diadopsi sejak umur 20 hari. Ria pun diasuh oleh orangtua yang mengadopsinya yakni Maria Ulfa, warga Jalan Kepodang, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Jember.

Menginjak dewasa, Ria menemukan kuitansi persalinan dirinya. Lalu, ibu angkatnya menyarankan agar Ria mencari ibu kandungnya sendiri.

“Dia bilang begini, kamu ga pingin cari ibunya ta,” kata Ria menirukan ucapan ibunya.

Baca berita selengkapnya: Kisah Ria Jumpa Ibu Kandung Setelah 23 Tahun Terpisah, Bertemu berkat Kuitansi Persalinan

2. Kecelakaan mobil Honda Brio di Aceh Besar

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Banda Aceh - Meulaboh, tepatnya di Desa Layeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (21/11/2021) sekitar pukul 12.30 WIB.
Mobil Brio dengan pelat nomor BL 1840 C menabrak besi pembatas jalan yang menembus sisi kiri mobil hingga ke belakang.Serambinews.com Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Banda Aceh - Meulaboh, tepatnya di Desa Layeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (21/11/2021) sekitar pukul 12.30 WIB. Mobil Brio dengan pelat nomor BL 1840 C menabrak besi pembatas jalan yang menembus sisi kiri mobil hingga ke belakang.

Kecelakaan maut menimpa mobil Honda Brio dengan nomor polisi BL 1840 C di Jalan Banda Aceh-Meulaboh, Minggu (21/11/2021).

Mobil itu menabrak besi pembatas jalan. Dari foto yang beredar, mobil tersebut seperti tertusuk besi pembatas jalan.

Besi dengan lebar sekitar 30 sentimeter itu tertancap dari bagian kap mesin dan tembus hingga kursi penumpang dan menjulur keluar dari kaca belakang mobil.

Seorang penumpang bernama Rusnarawita tewas alami luka parah.

Baca berita selengkapnya: Kecelakaan Fatal, Mobil Tabrak Besi Pembatas hingga Tembus ke Belakang

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Bisa Berenang, 3 Remaja Sumut Tewas Tenggelam di Danau Toba

Tidak Bisa Berenang, 3 Remaja Sumut Tewas Tenggelam di Danau Toba

Regional
Pecat Kades karena Terbukti Berzina, Bupati Wonogiri Digugat Rp 10 Miliar

Pecat Kades karena Terbukti Berzina, Bupati Wonogiri Digugat Rp 10 Miliar

Regional
Duduk Perkara Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Diduga karena DBD

Duduk Perkara Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Diduga karena DBD

Regional
Dilaporkan Gelapkan Tanah oleh ASN di Blora, Pengusaha Ini Buka Suara

Dilaporkan Gelapkan Tanah oleh ASN di Blora, Pengusaha Ini Buka Suara

Regional
Pembunuh Wanita yang Mayatnya Ditemukan di Kawasan Hutan Aceh Timur Ditangkap

Pembunuh Wanita yang Mayatnya Ditemukan di Kawasan Hutan Aceh Timur Ditangkap

Regional
Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Blora Ditargetkan Rampung Akhir Februari

Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Blora Ditargetkan Rampung Akhir Februari

Regional
Seorang Wanita Naik ke Atas Tower SUTET di Pekanbaru

Seorang Wanita Naik ke Atas Tower SUTET di Pekanbaru

Regional
Puncak Musim Hujan, BPBD Kota Batu Minta Warga Waspada Pohon Tumbang

Puncak Musim Hujan, BPBD Kota Batu Minta Warga Waspada Pohon Tumbang

Regional
KLHK Gugat 2 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan

KLHK Gugat 2 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan

Regional
45 KK dari 2 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir, Sebuah Jembatan Ambruk

45 KK dari 2 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir, Sebuah Jembatan Ambruk

Regional
Polisi Bebaskan 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Ini Alasannya

Polisi Bebaskan 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Ini Alasannya

Regional
Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes

Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Terendam Rob, SD di Kendal Tidak Bisa Gelar PTM

Terendam Rob, SD di Kendal Tidak Bisa Gelar PTM

Regional
Bahu Bharatu Bachtiar Tertembak KKB hingga Terjadi Kontak Senjata

Bahu Bharatu Bachtiar Tertembak KKB hingga Terjadi Kontak Senjata

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jembatan di Karawang Senilai Rp 10 M Ambles | Pedagang Pasar Legi Solo Mengeluh ke Gibran

[POPULER NUSANTARA] Jembatan di Karawang Senilai Rp 10 M Ambles | Pedagang Pasar Legi Solo Mengeluh ke Gibran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.