Mobil Pikap Terjungkal ke Jurang Saat Lewati Proyek Jalan Senilai Rp 1 Miliar yang Rusak di Sikka

Kompas.com - 11/11/2021, 13:23 WIB
Foto : Jalan Wolodolo-Wololangga, tepatnya di Desa Gera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, NTT, rusak dihantam banjir. Kompas.com/Nansianus TarisFoto : Jalan Wolodolo-Wololangga, tepatnya di Desa Gera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, NTT, rusak dihantam banjir.

KOMPAS.com - Sebuah mobil pikap terjungkal ke jurang akibat proyek jalan Wolodolo-Wololangga, Desa Gera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, NTT yang rusak dihantam banjir.

Kecelakaan terjadi karena kondisi proyek jalan tersebut seolah-olah terbengkalai dan tak kunjung diselesaikan.

Pemilik pikap Fabianus Seto mengaku kecewa dengan kondisi proyek tersebut.

Dia pun jika khawatir proyek tersebut akan semakin memakan banyak korban dengan kondisi cuaca saat ini.

"Habis gusur, terus siram agregat. Pas hujan hancur lagi. Kerikil berserakan di mana-mana. Akibatnya, mobil pikap saya kemarin terjungkal ke jurang. Saya minta pemerintah segera melanjutkan proyek ini sebelum banyak korban," kata Fabianus dengan nada kesal.

Baca juga: Jalan Senilai Rp 1 Miliar di Sikka Rusak Dihantam Banjir, Satu Pikap Terjungkal ke Jurang

Makan korban

Ternyata tak hanya mobil pikap yang menjadi korban, namun sudah ada sejumlah kejadian kecelakaan di lokasi tersebut.

Warga Desa Gera, Kornelis Sari mengatakan kondisi jalan yang rusak menyebabkan sering terjadinya kecelakaan di tanjakan Wolofeo.

"Kecelakaan terakhir pada Senin kemarin itu mobil pikap terjungkal ke jurang di sebelah kanan tanjakan Wolofeo. Itu disebabkan kerikil berserakan pasca banjir," kata Kornelis kepada awak media, di lokasi, Rabu (10/11/2021).

Ia mempertanyakan keberadaan proyek jalan tersebut karena tak ada papan informasi yang menjelaskan.

"Kita juga tidak tahu, ini kerjanya hanya agregat begini atau ada lanjutannya. Kalau begini, sama saja seperti sebelumnya. Ini tetap membahayakan pengendara," ujarnya.

Baca juga: Perjuangan Siswa di Sikka, Setiap Hari Seberangi Sungai Menuju Sekolah, Terpaksa Libur Saat Banjir

 

Proyek senilai Rp 1 miliar

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sikka, Ludji, mengatakan proyek jalan itu masih dalam proses pengerjaan.

"Pengerjaan itu belum selesai. Masih sementara proses. Itu proyek hotmix. Anggarannya sekitar Rp 1 miliar. Pemadatan belum dilakukan karena masih hujan. Kalau terpaksa pemadatan, hasilnya nanti tidak bagus," jelas Ludji saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Rabu sore.

Dia pun mengaku sudah menghubungi kontraktor pelaksana untuk memperbaikinya.

"Kita sudah minta kontraktor untuk perbaiki karena alat berat masih ada di lokasi," ujarnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Maumere, Nansianus Taris | Editor : Priska Sari Pratiwi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mikie Funland: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Mikie Funland: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Gegerkan Warga, Balita 1,5 tahun di Pemalang Hilang Misterius Saat Ditinggal ke Dapur

Gegerkan Warga, Balita 1,5 tahun di Pemalang Hilang Misterius Saat Ditinggal ke Dapur

Regional
Kisah Anak Curi Uang Buat Beli Ponsel Agar Bisa PJJ di Tasikmalaya Diangkat Jadi Film

Kisah Anak Curi Uang Buat Beli Ponsel Agar Bisa PJJ di Tasikmalaya Diangkat Jadi Film

Regional
Al Muktabar Jadi Pj Gubernur Banten, Ketua DPRD Singgung soal Reformasi Birokrasi

Al Muktabar Jadi Pj Gubernur Banten, Ketua DPRD Singgung soal Reformasi Birokrasi

Regional
MXGP Samota, Sejumlah Pantai Dijadikan Area Camping Ground, Mana Saja?

MXGP Samota, Sejumlah Pantai Dijadikan Area Camping Ground, Mana Saja?

Regional
Malino Highlands di Sulawesi Selatan: Harga Tiket, Jam Buka, Rute, dan Resort

Malino Highlands di Sulawesi Selatan: Harga Tiket, Jam Buka, Rute, dan Resort

Regional
Dampak Wabah PMK, Stok Hewan Kurban di Tanjungpinang Kurang

Dampak Wabah PMK, Stok Hewan Kurban di Tanjungpinang Kurang

Regional
Tinggal di Rumah Sendirian, IRT di Deli Serdang Tewas Terbakar

Tinggal di Rumah Sendirian, IRT di Deli Serdang Tewas Terbakar

Regional
Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Regional
Tak Mampu Selesaikan 'Malioboro-nya' Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Tak Mampu Selesaikan "Malioboro-nya" Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Regional
Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Regional
Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Regional
Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Regional
Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Regional
Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.