Aniaya Pedagang Bakso, Pelaku Kaget Video Penganiayaan Viral di Media Sosial

Kompas.com - 04/10/2021, 06:54 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - AF alias Natu, pemuda asal Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditangkap polisi karena diduga menganiaya pedagang bakso berinisial AT.

Pejabat Humas Polres Kupang Aiptu Randi Hidayat mengatakan, kasus tersebut mencuat setelah video penganiayaan pedagang bakso itu viral di sejumlah grup media sosial Facebook.

"Pelaku sempat diamankan, namun sudah diselesaikan secara kekeluargaan alias berdamai," ujar Randi, kepada Kompas.com, Minggu (3/10/2021).

Randi menuturkan, penganiayaan itu terjadi pada Senin, (27/9/2021) sekitar pukul 16.00 Wita.

Saat itu, lanjut Randy, AT yang menjual bakso menggunakan mobil pikap putih, berhenti untuk melayani sejumlah pembeli.

Baca juga: Pakai Topeng, 2 Pelaku Sempat Sapa Siswa Sebelum Rusak Sekolah di Kupang, Ini Kronologinya

Pelaku Natu, lalu mendatangi AT. Ia tersinggung dengan kalimat yang dilontarkan AT.

"Penjual bakso sempat mengatakan lu mau beli berapa, sehingga pelaku merasa tersinggung dengan kata-kata lu," kata Randi.

Ketika mendatangi AT, Natu yang tersingggung meyebut akan memakan semua bakso yang dijual AT.

Natu bahkan mempertanyakan apakah AT mengantongi izin berjualan di desa itu. AT hanya diam saat diberondong pertanyaan.

Karena AT tidak menjawab, Natu menendang dan menamparnya. AT lalu masuk ke mobil dan menghindar dari lokasi kejadian.

 

Ternyata, ada warga yang mengambil foto peristiwa itu dan mengungahnya ke media sosial.

Anggota Pos Polisi Amarasi Selatan Bripka Dahlan lalu menemui AT dan mendamaikan keduanya.

Video tersebut sempat viral di media sosial, sehingga Kapolsek Amarasi lalu mengamankan pelaku dan memanggil korban.

Baca juga: PPKM Level 3 di Kota Kupang Diperpanjang, Sejumlah Kegiatan Masyarakat Masih Dibatasi

Setelah dipertemukan, kedua pihak sepakat agar kasus itu diselesaiakan secara damai. Pelaku diminta membuat surat pernyataan dan membuat video permintaan maaf.

"Pelaku juga kaget kejadian tersebut bisa jadi viral di media sosial. Pelaku juga menyampaikan pada saat kejadian dalam keadaan mabuk miras. Pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," kata Randi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kopeng: Jam Buka, Harga Tiket, dan Fasilitas

Kopeng: Jam Buka, Harga Tiket, dan Fasilitas

Regional
2 Terduga Anggota Geng Motor Dikeroyok Warga, Kapolresta: Memang Meresahkan, tetapi...

2 Terduga Anggota Geng Motor Dikeroyok Warga, Kapolresta: Memang Meresahkan, tetapi...

Regional
Kabur ke Sumsel, Terduga Pembunuh Tukang Gerobak di Pasar Angsoduo Jambi Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Terduga Pembunuh Tukang Gerobak di Pasar Angsoduo Jambi Ditangkap

Regional
Berduka, Gibran Kenang Sosok Senior PDI-P Solo Putut Gunawan yang Jadi Ketua Timses di Pilkada

Berduka, Gibran Kenang Sosok Senior PDI-P Solo Putut Gunawan yang Jadi Ketua Timses di Pilkada

Regional
Terungkap, Ini Motif Pria Tembak Kurir Ekspedisi di Kalsel

Terungkap, Ini Motif Pria Tembak Kurir Ekspedisi di Kalsel

Regional
Bermula Senggolan, Tukang Gerobak di Pasar Angsoduo Jambi Dibunuh secara Sadis

Bermula Senggolan, Tukang Gerobak di Pasar Angsoduo Jambi Dibunuh secara Sadis

Regional
Demi Narkoba dan Judi Online, Penggembala Gelapkan 17 Ekor Sapi Majikannya

Demi Narkoba dan Judi Online, Penggembala Gelapkan 17 Ekor Sapi Majikannya

Regional
Pria di Mataram Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Pria di Mataram Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Regional
Satpam Bank yang Bawa Kabur Mobil Tetangga Jadi DPO

Satpam Bank yang Bawa Kabur Mobil Tetangga Jadi DPO

Regional
'Mobil Saya Terputar-putar dan Terlempar 10 Meter Usai Dihantam dari Belakang'

"Mobil Saya Terputar-putar dan Terlempar 10 Meter Usai Dihantam dari Belakang"

Regional
Sepasang Kekasih Pengedar Sabu-sabu Ditangkap, Jaringan Dikendalikan dari Lapas

Sepasang Kekasih Pengedar Sabu-sabu Ditangkap, Jaringan Dikendalikan dari Lapas

Regional
Kapolres OKU Timur Diduga Dicopot karena Terima 'Fee' Rp 2 Miliar Proyek Jalan, Ini Kata Kapolda Sumsel

Kapolres OKU Timur Diduga Dicopot karena Terima "Fee" Rp 2 Miliar Proyek Jalan, Ini Kata Kapolda Sumsel

Regional
Berawal Dimarahi Istri Pulang dalam Keadaan Mabuk, Pria Ini Aniaya Korban dan Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Berawal Dimarahi Istri Pulang dalam Keadaan Mabuk, Pria Ini Aniaya Korban dan Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
Struktur Sudah Disahkan oleh Kemenpan RB, Polres Pangandaran Segera Berdiri

Struktur Sudah Disahkan oleh Kemenpan RB, Polres Pangandaran Segera Berdiri

Regional
Istri di Sangihe Unggah Video Suami Aniaya Dirinya dan Anak Balitanya hingga Viral di Medsos

Istri di Sangihe Unggah Video Suami Aniaya Dirinya dan Anak Balitanya hingga Viral di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.