Update Banjir di Sintang Kalbar, 1 Jembatan Gantung Putus, 6 Rumah Rusak Berat

Kompas.com - 03/10/2021, 16:54 WIB
Sebanyak 22 desa di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) terendam banjir setinggi enam meter, mulai Minggu (3/10/2021). Dari sejumlah foto dan video yang beredar, sebagian warga masih bertahan dengan menaiki atap rumah masing-masing. dok Polsek SerawaiSebanyak 22 desa di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) terendam banjir setinggi enam meter, mulai Minggu (3/10/2021). Dari sejumlah foto dan video yang beredar, sebagian warga masih bertahan dengan menaiki atap rumah masing-masing.

SINTANG, KOMPAS.com – Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), Sugianto menuturkan, ada satu jembatan gantung putus dan beberapa rumah warga rusak berat akibat banjir yang terjadi Minggu (3/10/2021).

“Ada satu jembatan gantung dan enam rumah penduduk yang rusak berat di Kecamatan Ambalau, Sintang, akibat banjir,” kata Sugianto saat dihubungi wartawan, Minggu sore.

Sugianto menjelaskan, banjir dilaporkan terjadi di 40 desa di dua kecamatan yakni, Ambalau dan Serawai.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras 3 Hari Terakhir, 10 Kecamatan di Kapuas Hulu Kalbar Terendam Banjir

Selain itu, terdapat ribuan kepala keluarga (kk) terdampak banjir yang diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (1/10/2021) tersebut.  

“Untuk sementara tidak ada korban jiwa. Kerugian belum bisa ditafsir, sekarang masih dilakukan pendataan oleh pihak kecamatan,” ucap Sugianto.

Sebelumnya, Kapolsek Serawai AKP Muhammad Rasyid mengatakan, pihaknya telah melakukan patroli ke sejumlah desa dengan menggunakan perahu karet.

“Kegiatan patroli bersama dengan Forkompincam Serawai dalam rangka monitor situasi banjir,” kata Rasyid dalam keterangan videonya, Minggu siang.

Diperkirakan banjir mulai terjadi Minggu dini hari, akibat luapan sungai setelah hujan deras dalam dua hari terakhir.

“Dari hasil pantauan tim patrol, ketinggian debit air sungai Melawi dari bahu jalan mencapai kurang lebih enam meter, banjir yang terjadi mengakibatkan kerugian bagi warga,” ucap Rasyid.

Baca juga: Kisah Ibu di Aceh Utara Selamatkan 2 Anak Saat Rumahnya Diterjang Banjir

Rasyid menerangkan, tidak menutup kemungkinan banjir yang melanda akan semakin meninggi dan menyebabkan kerusakan material serta kerugian materi warga.

“Kamis bersama dengan tim patroli berdialog dengan warga dan mengingatkan agar warga selalu waspada dan memperhatikan keselamatan jiwa,” tutup Rasyid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.